Ratusan Koperasi Di Lebak Mati Suri

Ratusan Koperasi Di Lebak Mati Suri, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ratusan Koperasi Di Lebak Mati Suri, Berita184

Ratusan Koperasi Di Lebak Mati Suri, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ratusan Koperasi Di Lebak Mati Suri, 184, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ratusan Koperasi Di Lebak Mati Suri

Puluhan anggota Koperasi ketika mengikuti seminar perkoperasian, Selasa, (04/08/2015).
Puluhan anggota Koperasi ketika mengikuti seminar perkoperasian, Selasa, (04/08/2015).

LEBAK,TRUSTKOTA- Sekitar 158 Koperasi di Kabupaten Lebak diduga mati suri, pasalnya 158 Koperasi tersebut tidak terdeteksi adanya kehidupan ataupu kegiatan yang menandakan koperasi tersebut. Hal itu diakui Kepala Dinas Perkoperasian Babay Imroni pada acara seminar pembinaan pengawasan dan penghargaan koperasi di Aula Multatuli Setda Lebak, Selasa, (04/08/2015).

Babay mengatakan , dari 791 koperasi yang terdaftar di Kabupaten Lebak, yang aktif secara administrasi dan lainnya hanya ada sekitar 30% saja.

“Sekitar 20% dari 791 koperasi di Kabupaten Lebak ini tidak jelas keberadaannya, hanya ada nama koperasi namun tidak ada kegiatan yang dilakukan atau diperlihatkan,”kata Babay.

Mengatasi hal tersebut, kata Babay , Dinas Koperasi sendiri terus melakukan pembinaan kepada 791 koperasi yang ada di Kabupaten Lebak ini.

” Kita selalu melakukan pembinaan kepada koperasi yang ada di Lebak ini, setiap bulannya pembinaan dilakukan di 2 kecamatan yang bertujuan untuk memacu semangat anggota koperasi,”tandasnya.

Sementara Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya mengatakan, pihaknya mengakui di kabupaten Lebak ini dari 791 koperasi yang ada, hanya ada 30 persennya saja yang aktif.

“Tidak bisa dipungkiri hanya ada 30% koperasi yang aktif di Lebak ini,”ujarnya.

Iti menilai, di Kabupaten Lebak ini sebenarnya kaya akan budaya, jika koperasi yang ada di kabupaten Lebak ini berbasis budaya tidak menutup kemungkinan akan membantu berkembangnya koperasi yang ada hingga ke tahap Nasional.

“Saya harap koperasi berbasis budaya bisa diterapkan secepatnya , selain iti, jajaran pemerintahan kabupaten Lebak akan merencakan pendirian plasa komunitas yang diharapkan menampung masyarakat Kabupaten Lebak memasarkan hasil koperasinya,”pungkasnya. (Riz)