Ratusan Karyawan ACS Mogok Kerja

Ratusan Karyawan ACS Mogok Kerja, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ratusan Karyawan ACS Mogok Kerja, Berita420

Ratusan Karyawan ACS Mogok Kerja, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ratusan Karyawan ACS Mogok Kerja, 420, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ratusan Karyawan ACS Mogok Kerja

Ilustrasi
Ilustrasi

TRUSTKOTACOM – Ratusan karyawan PT Aero Wisata Catering Services (ACS) Bandara Soekarno Hatta yang tergabung dalam Serikat Karyawan Sejahtera (Sekar) melakukan aksi mogok kerja. Aksi tersebut merupakan sebagai bentuk kekecewaan mereka terhadap kebijakan-kebijakan perusahaan yang dirasa semakin merugikan.

“Aksi mogok ini adalah bentuk kekecewaan atas berbagai kebijakan manajemen Perusahaan, yang semakin hari semakin merugikan hak-hak karyawan yang telah bekerja dan mengabdi selama puluhan tahun,” kata Parijo selaku Ketua Pengurus Sekar Sejahtera ACS, Selasa (30/04/2013).

Menurutnya, tuntutan karyawan antara lain adalah menetapkan tunjangan masa kerja sebesar Rp 150 ribu per-tahun serta mengemballikan pembayaran gaji karyawan seperti semula, yaitu sebanyak 18 kali pertahun, menaikan tunjangan shift kerja malam dari Rp 6 ribu menjadi Rp 15 ribu.

“Kami meminta agar perusahaan menetapkan tunjangan masa kerja sebesar Rp 150 ribu / tahun untuk karyawan senior yang telah mengabdi selama puluhan tahun serta pembayaran gaji karyawan pada porsi semula, yaitu sebanyak 18 kali / tahun. Terakhir tunjangan shift kerja malam dari Rp 6 ribu menjadi Rp 15 ribu,” paparnya.

Sementara itu Presiden Direktur PT ACS, Bendadiy Pramono mengatakan, pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan para karyawan untuk bersama-sama mencari solusi. Tentunya, lanjut dia, selama ini pihak Perusahaan sudah melakukan prosedur sesuai yang ditentukan oleh pemerintah.

“Terkait masalah ini, kami akan berbicara langsung dengan para karyawan dari hati ke hati. Namun yang pasti selama ini kami telah melakukan prosedur sesuai ketentuan pemerintah,” terangnya. (ges)