Raskin Desa Sukaraja Diduga Bermasalah

Raskin Desa Sukaraja Diduga Bermasalah, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Raskin Desa Sukaraja Diduga Bermasalah, Berita788

Raskin Desa Sukaraja Diduga Bermasalah, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Raskin Desa Sukaraja Diduga Bermasalah, 788, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Raskin Desa Sukaraja Diduga Bermasalah

Beras yang masih ditahan Di RT 23 Rw 3 Desa Sukaraja
Beras yang masih ditahan Di RT 23 Rw 3 Desa Sukaraja

LEBAK, TRUSTKOTA -. Penyaluran raskin Desa Sukaraja, Kecamatan Warunggunung diduga bermasalah. Pasalnya, dalam pendistribusian beras tersebut terdapat dua staf kaur desa setempat  yang menerima. Yakni Uung dan Lomri alias Jowi kedua staf Kaur desa tersebut masing-masing menerima 1 karung raskin dengan berat 15 kg.

Menurut ketua RT /Rw 023/ 03, Desa Sukaraja, Tohir, waktu itu pihaknya kedatangan Jamjuri sebagai koordinator Raskin didesa tersebut, Jamjuri dan menitipkan dua karung beras raksin kepadanya. Namun ketika ditanya, beras tersebut untuk siapa, sambung Tohiri, kata Kordinator raskin tersebut, beras itu untuk dua staf Kaur desa Sukaraja, yakni, Uung dan Lomri.

” Beras nya sampai saat ini masih ada dirumah saya dan belum diambil oleh staf Kaur desa tersebut, ” Ujar Tohiri, di rumahnya, Minggu (1/2/2015).

Selama 13 tahun menjabat ketua Rt sambung Tohiri, baru kali ini ada kebijakan PJ Kades yang mengalokasikan raksin untuk staf Kaur Desanya.

” Padahal masih banyak warga desa yang kondisi ekonominya tergolong kurang mampu. Dan seharusnya mereka-mereka yang seperti itulah yang perlu dibantu, ” katanya.

‎Tohiri juga menjelaskan, warga yang ada di Rt-nya semuanya berjumlah 64 KK, sementara raskin yang diterima hanya 18 karung

‎” Itu artinya kalau dirata-ratakan hanya kebagian 4 liter. Menurut saya sihDari pada di berikan buat kaur desa lebih baik di berikan pada warga yang sangat membutuhkan dan warga tak mampu,karena mereka (kaur Desa Red) orang-orang yang mampu,” Tandasnya.

Sementara itu, mantan kades Sukaraja Nurman mengatakan, pihaknya baru mendengar ada Kuar desa yang mendapatkan jatah raskin.

“Dari dulu saya tidak pernah ada pengondisian terhadap siapapun yang penting warganya sejahtra dan lebih di utamakan bukan stap desa,”ujarnya.

Kordinator Raskin Desa Sukaraja Jamjuri,saat di tanyakan kebenarannya terhadap pemberian beras raskin yang di titipkannya kepada RT Tohiri yang sampai saat ini jatah Uung belum di ambil. Pihaknya membantah dirinya telah memberikan beras tersebut pada RT Tohiri .

” Dan itu hanya melaksanakan perintah untuk menyalurkan pada tiap-tiap Rt sebanyak 20 Karung atas perintah PJS kepala desa,” Bantahnya.

Terpisah PJS Kades Sukaraja Madsani membantah pihaknya mengeluarkan kebijakan pemberian terhadap kaur desanya.

” Beras tersebut semua sudah di bagika kepada para janda miskin termasuk orang yang tidak mampu tanpa harus membayar alias digratiskan,”Tandasnya. (Riz)