Ramadhan, Tempat Hiburan Fasilitas Hotel di Tangsel Boleh Buka

Ramadhan, Tempat Hiburan Fasilitas Hotel di Tangsel Boleh Buka, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ramadhan, Tempat Hiburan Fasilitas Hotel di Tangsel Boleh Buka, Berita227

Ramadhan, Tempat Hiburan Fasilitas Hotel di Tangsel Boleh Buka, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ramadhan, Tempat Hiburan Fasilitas Hotel di Tangsel Boleh Buka, 227, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Ramadhan, Tempat Hiburan Fasilitas Hotel di Tangsel Boleh Buka

Ilustrasi kpa net
Ilustrasi kpa net

TRUSTKOTACOM TANGSEL – Sejumlah tempat hiburan yang merupakan fasilitas hotel bintang di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), boleh beroperasi. Sementara tempat hiburan yang bukan fasilitas hotel diwajibkan tutup alias tidak beroperasi selama bulan suci Ramdhan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangsel, Azhar Syam’un membenarkan hal tersebut. Draf dalam koordinasi dengan Majlis Ulama Indonesia (MUI), Dinas Parawisata, Kepolisian Polres Jakarta Selatan (Jaksel) dan Tangerang serta Badan Narkotika Nasional (BNN), pada Hari Rabu (04/06/2014), hasilnya demikian.

“Namun itu baru draf saja. Rapat finalnya dengan walikota nanti bisa saja berubah. Misalnya, tempat hiburan yang merupakan fasilitas hotel juga tidak beroperasi¬† selama bulan puasa nanti,” ungkapnya kepada trustkota.com, siang ini.

Jam Operasi Ditentukan
Dalam draf hasil rapat koordinasi tersebut, tempat hiburan yang merupakan fasilitas hotel boleh beroperasi dengan waktu yang ditentukan. Jam beroperasi hiburan fasilitas hotel dari Pukul 21.00 WIB Sampai Pukul 24.00 WIB.

Disingung sanksi jika itu diberlakukan kemudian fasilitas hotel tersebut beroperasi tidak sesuai jam yang ditentukan selama bulan puasa, apa sanksinya, Azhar menegaskan penutupan dan pencabutan izin usaha.

“Jika ada fasilitas hotel yang melanggar itu, kita akan rekomendasikan kepada intansi terkait sanksi pencabutan izin usaha dan penutupan permanennya. Jika ketentuan tersebut nanti diberlakukan, tentunya pengawsan akan tetap kita lakukan,” tegas Azhar. (dri)