Radio Si “Rawing” Rangkasbitung Kembali Mengudara

Radio Si “Rawing” Rangkasbitung Kembali Mengudara, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Radio Si “Rawing” Rangkasbitung Kembali Mengudara, Berita374

Radio Si “Rawing” Rangkasbitung Kembali Mengudara, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Radio Si “Rawing” Rangkasbitung Kembali Mengudara, 374, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Radio Si “Rawing” Rangkasbitung Kembali Mengudara

Trustkota.com
Trustkota.com
LEBAK,TRUSTKOTA- Setelah lama berhenti mengudara,karena terbentur izin penyiaran.Kini radio Multatuli FM yang dulu bernama Radio Daerah Kabupaten Lebak (RDKL) di era 80 an terkenal dengan siaran cerita legenda Sunda Si Rawing, kembali menyapa pemirsanya sebab dianggap telah memenuhi persyaratan administrasi penyiaran oleh Kementerian Komunikasi dan informasi Republiik Indonesia.

“Kita kembali mengudara setelah Kementerian Komunikasi dan informasi mengeluarkan izin prinsip penyiaran untuk Multatuli FM,” ujar Apip Apriyadi Rafiudin, direktur LPPL radio Multatuli FM ,Mnggu (29/3/2015)‎
Menurut Apip,dalam program siaran dan data teknik penyiaran, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2005 tentang penyelenggaraan penyiaran lembaga penyiaran publik, radio Multatuli FM dianggap sudah memenuhi persyaratan administrasi sebagai lembaga penyiaran publik,sehingga Menteri Komunikasi dan Informatika RI menetapkan keputusan Nomor 101 Tahun 2015 tentang izin prinsip penyelenggaraan penyiaran lembaga penyiaran publik lokal jasa penyiaran radio Multatuli FM Kabupaten Lebak.
“Keputusan mengenai izin tersebut ditetapkan di Jakarta pada tanggal 13 Februari 2015 yang ditandatangi oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Rudiantara,” jelasnya.
Penyerahan izin prinsip penyelenggaraan penyiaran LPPL jasa penyiaran radio Multatuli FM Kabupaten Lebak dilakukan oleh Ketua KPID Provinsi Banten, Muhibudin kepada Pemerintah Kabupaten Lebak yang diwakili oleh Asda IV Setda Lebak,Tajudin di Aula Multatuli Setda Lebak, Kamis (26/3/2015) lalu. 

Lebih lanjut dikatakan ‎Apip Apriyadi Rafiudin yang juga direktur Multauli FM ini,  meski sudah ada surat izin prnsip penyiaran dari Kementrerian  Komunikasi da Informasi, namun proses perizinan belum seluruhnya beres, karena pihaknya mengaku sedang mengurusi Izin Stasiun Radio (ISR) ini, terkendala oleh salah satu persyaratan yang belum selesai, yakni Perda Pendirian LPPL.
“Radio Multatuli FM sudah mendapatkan ijin prinsip siaran dari kominfo RI, semoga kedepannya bisa menjadi radio kebanggaan masyarakat, khususnya warga Lebak, untuk itu kami berharap agar Peraturan Daerah Tentang Pendirian LPPL Radio Multatuli FM ini segera mendapatkan persetujuan DPRD,” harapnya

Ditempat terpisah, Asda IV Setda Lebak, H. Tajudin mengatakan, pemerintah daerah dianggap perlu untuk menjaga keberlangsungan siaran radio, karena keberadaannya sangat dekat dengan masyarakt Lebak, dan Tajudin mengaku masih ingat siaran radio yang dulu bernama RDKL sempat ngetop dengan  cerita legenda masyarakat Sunda,yaitu acara Si Rawing.
“Radio merupakan hak rakyat untuk mendapatkan informasi dan hiburan yang mudah dan gratis, selain itu juga sebagai sarana penyebarluasan informasi pembangunan daerah karena secara langsung bersentuhan dengan kehidupan masyarakat sehari-hari,” katanya. (Riz)