SMK 2 Muhamadiyah Setu Tangsel Disatroni Maling, Puluhan CPU Raib

SMK 2 Muhamadiyah Setu Tangsel Disatroni Maling, Puluhan CPU Raib, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, SMK 2 Muhamadiyah Setu Tangsel Disatroni Maling, Puluhan CPU Raib, Berita424

SMK 2 Muhamadiyah Setu Tangsel Disatroni Maling, Puluhan CPU Raib, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, SMK 2 Muhamadiyah Setu Tangsel Disatroni Maling, Puluhan CPU Raib, 424, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, SMK 2 Muhamadiyah Setu Tangsel Disatroni Maling, Puluhan CPU Raib

Casing CPU yang ditingal kawanan pencuri di SMK Muhamadiyah 2 Setu, Kota Tangsel.
Casing CPU yang ditingal kawanan pencuri di SMK Muhamadiyah 2 Setu, Kota Tangsel.

TRUSTKOTACOM TANGSEL - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhamadiyah 2, di Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), disatroni kawanan pencur, Kamis (08/05/2014). Dalam aksinya, kawanan pencuri berhasil mengasak 30 unit CPU merek BenQ, satu layar LCD dan satu pendingin ruangan (AC) merek Midea. Kerugian ditaksir mencapai Rp 160 juta.

Keterangan yang dihimpun, aksi pencurian itu, terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Aksi pencurian diketahui setelah penjaga sekolah bernama Basuni (45), melihat CPU di ruangan berantakan dan tinggal casingnya saja.

“Saya kaget, di belakang gedung tahu-tahu ada komputer berserakan. Lalu saya langsung naik ke lantai dua (Lab Komputer), ternyata sudah berantakan,” katanya ditemui di lokasi sekolah, Kamis (8/5) siang.

Setelah itu, Basuni langsung mengontek pemilik Yayasan dan Mapolsek Cisauk. “Saya langsung lapor yayasan. Polisi sampai di lokasi jam 08.00,” katanya.

Kepala SMK Muhammadiyah 2, Ai Yuliah mengaku aksi pencurian bukan kali ini saja terjadi. Dua bulan lalu, tepatnya Februari, komplotan pencuri juga menggasak sejumlah perangkat di Lab Bahasa. “Waktu itu barang yang dicuri mencapai Rp 100 juta. Mana masih kredit lagi,” katanya.

Yuliah menduga maling naik melalui tembok itu, kemudian berhasil sampai di tangga sekolah yang menghubungkan lantai satu dengan lantai dua. Setelah sampai tangga, maling kemudian melewati kamar toilet lantai dua dan langsung menuju ruang Laboratorium Komputer yang persis di sebelah toilet.

“Maling masuk ke dalam ruang komputer dengan cara membobol pintu. Engsel pintu dan gemboknya rusak,” katanya.

Kanit Reskrim Polsek Cisauk Ipda Agung S. Aji, membenarkan kejadian pencurian yang terjadi di SMK Muhamadiya 2 itu. Menurutnya, para pelaku diduga lebih dari dua orang. “Kasusnya tengah kita selidiki mas. Kalau terungkap nanti kita kabarin,” kata Agung kepada trustkota.com. (dik)

 

Kanit (dik)