Puluhan LKP Di Lebak diberi Binaan

Puluhan LKP Di Lebak diberi Binaan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Puluhan LKP Di Lebak diberi Binaan, Berita992

Puluhan LKP Di Lebak diberi Binaan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Puluhan LKP Di Lebak diberi Binaan, 992, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Puluhan LKP Di Lebak diberi Binaan

Ketua HIPKI (Pakai Kerudung) dengan Skertaris DPC HIPKI pojok Kanan ketika foto bersama KPP Pratama Pandeglang
Ketua HIPKI (Pakai Kerudung) dengan Skertaris DPC HIPKI pojok Kanan ketika foto bersama KPP Pratama Pandeglang

LEBAK,TRUSTKOTA- Sebanyak 60 Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) yang ada di kabupaten Lebak diberikan binaan tentang peraturan mentri keuangan No. 91/PMK.03/2015 pemangaatan fasilitas penghapusan sangsi pajak bagi LKP/LPK yang sudah memiliki NPWP.

Pengawas dan penerima konsultasi 2, KPP Pratama Pandeglang, Henrikus Rab mengatakan program ini langsung dari kementrian keuangan bekerjasama dengan Himpunan Penyelenggara Kursus Indonesia (Hipki) Kabupaten Lebak yang bertujuan memberikan pembinaan kepada LKP/LPK yang ada di kabupaten Lebak agar patuh membayar pajak.

“Para pemilik LKP diharapkan melaporkan kegiatan yang setiap bulan maupun tahunan untuk menghindari hal – hal yang di tidak di inginkan”kata Henrikus pada acara Sosialisasi peraturan mentri keuangan No. 91/PMK.03/2015, di LKP H.Juli, Selasa (04/08/2015).

Menurut Henri, dengan adanya sosialisasi seperti ini, LKP di Lebak diberikan kebijakan agar melaporkan kegiatan secara teratur, selain itu jika LKP yang ada patuh memberikan laporan, ada kebijakan bahwa sanksi pajak yang tidak dilaporkan akan dihapuskan.

“LKP diberikan kebijakan, apa susahnya melaporkan kegiatan, sanksi pajak ditahun sebelumnya akan dihapuskan, jika ada pajak yang harus dibayar itu wajib dibayar jangan sampai terjadi penagihan ¬†secara langsung dari kantor pajak yang berakhir dengan pemblokiran,”paparnya.

Untuk itu, kata Henri, pihaknya berharap setelah diadakannya sosialisasi seperti ini bisa dimanfaatkan secara maksimal.

“Harapannya ditahun ini bisa mencapai kepatuhan 5600 wajib pajak,”tandasnya.

Hal senada dikatakan sekertaris  DPC Hipki Kabupaten Lebak Yadi Maryadi, pihaknya mengatakan jika ada LKP yang tidak melaporkan laporan kegiatan tiap bulan dan tahunnya akan dikenakan sangsi.

“Jika tidak melaporkan laporan kegiatan bulanan akan didenda sebesar Rp. 500 ribu, untuk yang tahunan akan dikenakan denda sebesar Rp. 1 Juta rupiah,”kata Yadi.

Yadi menilai, jangan sampai kegiatan seperti ini tidak dimanfaatkan hingga akhir oktober 2015 nanti.

“Setelah sosialisasi ini selesai LKP diberi kebijakan hingga akhir Oktober nanti untuk memanfaatkan program ini dengan cara melaporkan kegiatan bulanan dan tahunan yang telah selesai, jika tidak dimanfaatkan tidak menutup kemungkinan ditahun depan tidak akan ada lagi program seperti ini,”pungkasnya. (Riz)