Puluhan Buruh PT. Baja Persada Mogok Kerja

Puluhan Buruh PT. Baja Persada Mogok Kerja, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Puluhan Buruh PT. Baja Persada Mogok Kerja, Berita203

Puluhan Buruh PT. Baja Persada Mogok Kerja, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Puluhan Buruh PT. Baja Persada Mogok Kerja, 203, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Puluhan Buruh PT. Baja Persada Mogok Kerja

Gerbang PT Baja Persada Multi Perkasa yang berlokasi di Kampung Keroncong, Jatiuwung, Kota Tangerang.
Gerbang PT Baja Persada Multi Perkasa yang berlokasi di Kampung Keroncong, Jatiuwung, Kota Tangerang.

TRUSTKOTACOM – Puluhan buruh PT. Baja Persada Multi Kreasi yang berlokasi di Kampung Keroncong, Jatiuwung, Kota Tangerang melakukan aksi mogok kerja di depan halaman perusahaan, Kamis (11/04/2013). Aksi buruh yang tergabung dalam Serikat Buruh Bangkit (SBB) itu menuntut upah bulan Maret yang belum dibayarkan oleh pihak perusahaan.

Menurut Khaerudin Koordinator aksi tersebut, selain tuntutan itu, pihaknya meminta diberlakukan kebebasan berserikat sesuai Undang-undang yang berlaku serta menuntut juga Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) yang telah dijanjikan perusahaan kurang lebih 23 tahun, namun sampai saat ini belum juga terealisasikan.

“Kami menuntut upah kami bulan Maret yang belum dibayarkan oleh perusahaan, serta kami menuntut diberikan kebebasan berserikat sesuai UU yang berlaku. Karena selama ini walau sudah ada serikat tetapi belum diakui oleh pihak perusahaan. Kami juga menuntut Jaminan Pemeliharaan Kesehatan yang telah di janjikan perusahaan selama kurang lebih 23 tahun, namun sampai saat ini belum juga terealisasikan,” ujar Khaerudin kepada trustkota.com

Sementara itu, Cheff Operating Officer PT. Baja Persada Multi Perkasa Tedy Susanto mengatakan, bahwa upah buruh bulan Maret telah dibayarkan melalui transfer Bank, serta pihak perusahaan juga tidak melarang buruh untuk berserikat, namun harus tetap menaati peraturan kerja yang telah ditetapkan oleh pihak perusahaan.

“Perusahaan telah membayarkan upah buruh bulan Maret melalui transfer Bank, perusahaan juga tidak melarang buruh untuk berserikat namun harus tetap menaati peraturan kerja yang telah ditetapkan perusahaan,” katanya. (ges)