Puluhan Ahli Waris Lahan Sumarecon Serpong, Datang PN Tangerang

Puluhan Ahli Waris Lahan Sumarecon Serpong, Datang PN Tangerang, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Puluhan Ahli Waris Lahan Sumarecon Serpong, Datang PN Tangerang, Berita656

Puluhan Ahli Waris Lahan Sumarecon Serpong, Datang PN Tangerang, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Puluhan Ahli Waris Lahan Sumarecon Serpong, Datang PN Tangerang, 656, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Puluhan Ahli Waris Lahan Sumarecon Serpong, Datang PN Tangerang

Puluhan orang yang diduga dari pihak pengembang melakukan penjagaan di lokasi lahan yang akan di eksekusi PN Tangerang pada Kamis 16 Mei 2013.
Puluhan orang yang diduga dari pihak pengembang melakukan penjagaan di lokasi lahan yang akan di eksekusi PN Tangerang pada Kamis 16 Mei 2013.

TRUSTKOTACOM – Menanayakan kepastian eksekusi lahan Sumarecon, Serpong, puluhan ahli waris Tan Hok Tjio, mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Senin (20/5/2013). Perwakilan ahli waris pemilik tanah 75 hektar di Summarecon, Serpong, Kabupaten Tangerang itu, bermaksud menemui Ketua PN Tangerang.

“Kita mau bertemu dengan ketua PN. Kami ingin memastikan kapan eksekusi dilakukan. Tapi, Ketua PN tidak ada ditempat katanya sedang rapat di Jakarta, dan kami dijanjikan lusa,” kata Romo Sudar, kepada wartawan, dengan mimik kecewa.

Sementara itu, pengacara ahli waris, Robert Sitompul mengatakan, bahwa sebenarnya eksekusi sudah harus dilakukan. Pasalnya sengketa lahan 75 hektar di atas tanah Summarecon tersebut, sudah tidak perlu dipermasalahkan lagi. Karena telah memiliki kekuatan hukum.

“Hasil akhir sudah ada, hak milik tanah sudah diserahkan pada ahli waris. eksekusi adalah tindak lanjut dari putusan hukum, kami menunggu hal tersebut segera dilakukan,” terang Robert.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Kamis 16 Mei 2013, juru Sita PN Tangerang gagal melakukan eksekusi di lokasi yang disengketakan dengan alasan keamanan dari pihak kepolisian. Keluarga ahli waris yang didampingi massa FBR yang jumlahnya ribuan, mendatangi PN Tangerang untuk mendesak penyegeraan eksekusi. (cun)