Puasa Melahirkan Manusia Taqwa

Puasa Melahirkan Manusia Taqwa, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Puasa Melahirkan Manusia Taqwa, Berita423

Puasa Melahirkan Manusia Taqwa, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Puasa Melahirkan Manusia Taqwa, 423, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Puasa Melahirkan Manusia Taqwa

Dr. HM. Harry Mulya Zein MSi
Dr. HM. Harry Mulya Zein MSi

Oleh Dr. HM. Harry Mulya Zein (HMZ) MSi

Ibadah puasa yang saat ini kita jalani sebagaimana diperitahkan  oleh Allah SWT didalam firman-Nya QS al-Baqarah ayat 183, yang artinya, “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa.”

Firman Allah tersebut terkandung makna bahwa ibadah puasa itu esensinya adalah membentuk segepap pribadi muslim yg beriman dan bertaqwa. Betapa pentingnya nilai taqwa, dan taqwa  merupakan bekal yang terbaik dalam menjalani kehidupan di dunia dan betapa tingginya derajat taqwa. Manusia yang paling mulia derajatnya di sisi Allah SWT adalah orang yang paling taqwa di antara mereka.

Paling tidak ada lima ciri-ciri secara umum kategori orang-orang bertaqwa diantaranya; Pertama, dalam hidupnya gemar menginfakkan harta bendanya di jalan Allah, baik dalam keadaan sempit maupun lapang; Kedua, mampu mengendalikan serta menahan diri dari sifat amarah; Ketiga, selalu bersifat pemaaf dan tidak pendendam kepada orang lain yang berbuat salah; Keempat, tatkala terjerumus pada perbuatan keji dan dosa atau mendzolimi diri sendiri, ia segera ingat kepada Allah, dan kemudian bertaubat, beristighfar, memohon ampunan kepada-Nya atas segala perbuatan dosa yang telah dilakukannya; Kelima, secara sadar tidak mengulang perbuatan keji dan mungkar yang pernah dilakukan.

Ciri-ciri orang bertaqwa itu  dapat secara jelas kita lihat dalam QS Ali Imran: 133-135 yang artinya : “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa, (yaitu) orang-orang yang menginfakkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang, Allah SWT menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.

Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.”

Betapa luhurnya manusia taqwa ini, oleh karena itu  ibadah puasa semoga dapat menempa sekaligus melahirkan sebuah  masyarakat kota Tangerang yang mengedepankan  keluhuran ahlaq mulia, ditengah hiruk pikuknya serta gemerlapnya kehidupan Kota Megapolitan ini. Kota yang dihuni 1.5 juta jiwa dan 99 persen beragama Islam. Namun demikian Islam adalah sebuah agama rahmatan lil alamin  yang sangat menghormati agama-agama lain hidup serta tumbuh berdampingan.

Kualitas puasa yang akan melahirkan orang-orang bermoral taqwa inilah sangat dibutukan di dalam  membangun masyarakat yang baik. Ada banyak keuntungan yang akan diperoleh baik secara individu maupun kolektif terhadap kualitas nilai ketaqwaan itu diantaranya;

Pertama, mereka akan memperoleh al-Furqon, yaitu kemampuan untuk membedakan antara yang haq dan yang bathil, halal dan haram, dan segenap kesalahannya serta dosa-dosanya akan diampuni. Hal ini menjadi bagian sebuah perjuangan masing-masing  agar meraih predikat taqwa tersebut;
Kedua, mereka akan memperoleh jalan keluar dari segala ragam problema hidup yang dihadapinya, dan akan dianugrahkan rizki tanpa diduga serta dimudahkan segala urusannya;

Ketiga, segenap amalan-amalan shalehnya diterima oleh Allah SWT dan menjadi berat timbangannya dihari kiamat kelak, dengan mudah penghisabannya dan kelak menerima catatan-catatan amalnya yang baik. Coba kita renungkan firman Allah SWT dalam QS Az-Zalzalah: 7-8 yang artinya: “Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat atompun, niscaya dia akan melihat (balasan)-Nya. Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat atompun, niscaya dia akan melihat (balasan)-Nya pula.”

Keempat, Allah SWT akan memasukan kedalam surga, kekal didalamnya serta hidup dalam keridhaan-Nya. Hal itu sebagaimana  firman Allah SWT dalam surah Ali Imran: 15 yang artinya, “untuk orang-orang bertaqwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Dan (mereka dikaruniai) isteri-isteri yang disucikan serta keridhaan Allah SWT. Dan Allah maha melihat akan hamba-hambanhya.”

Jelaslah bahwa dengan taqwa kepada Allah SWT akan dapat kita raih kemulian hidup serta kebaikan di dunia. Melalui ibadah Shaum/puasa yang selama sebulan penuh kita tunaikan semoga dapat membentuk sebuah pribadi yang baik dan yang lebih penting adalah daqpat meningkatkan kualitas keimanan serta ketaqwaan kepada-Nya.

Nilai taqwa ini akan sangat dibutuhkan dan bahkan menjadi modal sosial di dalam membangun sebuah peradaban masyarakat Kota Tangerang yang multi kultur, dengan berbagai  komplesitas permasalahan kota terus menghadang, hanya orang-orang yng memiliki kualitas taqwa inilah yang dapat survive dan dapat dimanifestasikan ke dalam tata laku kita sehari-hari. Sehingga nilai taqwa akan memberi kontribusi positif bagi kehidupan sosial yang lebih luas.

Sebagaimana yang dituturkan Rasulullah SAW bahwa jihad yang paling besar adalah jihad melawan hawa nafsu. Semoga kita ditakdirkan oleh Allah SWT ke dalam golongan orang-orang yang selalu taat serta patuh terhadap perintah-Nya. (*)