PT Starnesia Nunggak Gaji Sebesar Rp 1,1 Miliar

PT Starnesia Nunggak Gaji Sebesar Rp 1,1 Miliar, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, PT Starnesia Nunggak Gaji Sebesar Rp 1,1 Miliar, Berita903

PT Starnesia Nunggak Gaji Sebesar Rp 1,1 Miliar, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, PT Starnesia Nunggak Gaji Sebesar Rp 1,1 Miliar, 903, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, PT Starnesia Nunggak Gaji Sebesar Rp 1,1 Miliar

Para pekerja PT. Starnesia di Jalan Gatot Subrot KM 4, mogok kerja, Jumat (22/03/2013).
Para pekerja PT. Starnesia di Jalan Gatot Subrot KM 4, mogok kerja, Jumat (22/03/2013).

TRUSTKOTACOM – Ribuan karyawan PT. Starnesia Garment yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto KM. 4, Jatiuwung, Kota Tangerang, Jum’at (22/03/2013), melakukan aksi mogok kerja. Aksi tersebut sebagai bentuk kekecewaan, lantaran pihak perusahaan masih menunggak sisa gaji mereka per-bulan Februari.

Wakil Ketua Pengurus Unit Kerja (PUK) PT. Starnesia Garment Sugiono mengatakan, total sisa gaji keseluruhan karyawan yang belum di bayarkan pihak perusahaanm sebesar Rp. 1,1 miliar dan pihak mangemen perusahaan pernah berjanji akan menyelesaikanya pada Tanggal 22 Maret 2013. Tapi, pada kenyataannya, hingga hari yang dijanjikan pihak perusahaan tak kunjung membayar tunggakan gaji pekerjanya.

“Aksi mogok kerja ini aksi spontanitas para pekerja, karena telah ingkar akan janjinya. Pihak perusahaan janjinya hari ini akan menyelesaikan tapi tak kunjung juga,” katanya.

Sementara itu, Kepala Personalia PT. Starnesia Garment Mansyur mengatakan, permasalahan ini sebenarnya adalah tanggung jawab pihak managemen lama karena perusahaan tersebut kini sudah berganti managamen.

“Sebenarnya ini adalah permasalahan pihak managemen lama, namun secara kronologis saya tidak mengetahui tentang peralihan managemen lama dengan managemen yang sekarang,” ucapnya

Mansyur juga menambahkan, setelah melakukan perundingan dan menjembatani beberapa perwakilan karyawan untuk berkomunikasi dengan pihak managemen lama akhirnya pihak perusahaan menyanggupi pembayaran sebesar 900 juta atau kurang lebih 80 persen dari total keseluruhannya.

“Setelah kami berunding dengan beberapa perwakilan karyawan dan PUK, akhirnya managemen perusahaan lama menyanggupi pembayaran 400 juta dan managemen baru 500 juta yang akan dibayarkan pada hari ini juga,” tambahnya. (ges)