PT Mayora Digeruduk Ratusan Warga, Gerbang Pabrik Hampir Jebol

PT Mayora Digeruduk Ratusan Warga, Gerbang Pabrik Hampir Jebol, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, PT Mayora Digeruduk Ratusan Warga, Gerbang Pabrik Hampir Jebol, Berita239

PT Mayora Digeruduk Ratusan Warga, Gerbang Pabrik Hampir Jebol, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, PT Mayora Digeruduk Ratusan Warga, Gerbang Pabrik Hampir Jebol, 239, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, PT Mayora Digeruduk Ratusan Warga, Gerbang Pabrik Hampir Jebol

Ratusan warga berusaha mendobrak gerbang PT Mayota Jayanti saat aksi demonya.
Ratusan warga berusaha mendobrak gerbang PT Mayota Jayanti saat aksi demonya.

TRUSTKOTACOM JAYANTI - Ratusan warga Desa Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, menggeruduk PT Mayora Indah, Senin (05/05/2014). Aksi warga yang cukup brutal ini hampir menjebol gerbang pabrik.

Warga menuntut PT Mayora, agar mengakomodir masyarakat sekitar dalam penerimaan tenaga kerja. Selama ini, warga yang hendak bekerja di PT Mayora harus mengeluarkan uang jutaan rupiah.

“Semestinya, kami warga sekitar mendapatkan dampak positif dari PT Mayora. Minimal perusahaan, mempekerjakan warga yang saat ini masih banyak yang menganggur,” kata Lina Herawati salah satu warga yang melakukan aksi demo.

Selain itu, warga juga meminta agar PT Mayora memberikan pengelolaan limbah perusahaan kepada warga Sumur Bandung, bukan kepada warga luar.

“Warga sekitar yang terkena polusinya, tetapi kenapa orang luar yang menikmati hasilnya. PT Mayora tidak ada nilai manfaatnya bagi lingkungan sekitar, lebih baik ditutup saja” ujarnya.

Aksi unjuk rasa yang dikawal ketat oleh kepolisian itu, sempat diwarnai kericuhan. Ratusan warga merangsek memaksa masuk kedalam pabrik, dengan cara mendorong dan memukul pintu dengan bambu. Keberutalan warga akhirnya mereda setelah diredam oleh pihak Kepolisian dan TNI.

Pihak PT Mayora enggan dikonfirmasi terkait aksi ratusan warga tersebut. Saat dihubungi melalui telepon selulernya, HRD PT Mayora, Lucky tidak mau menjawab. Begitupun ketika dikonfirmasi melalui di Short Masage Service (SMS). (Cun)