PT Irama Gemilang Arogan, Belum Kantongi Izin Tapi Sudah Bisnis

PT Irama Gemilang Arogan, Belum Kantongi Izin Tapi Sudah Bisnis, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, PT Irama Gemilang Arogan, Belum Kantongi Izin Tapi Sudah Bisnis, Berita100

PT Irama Gemilang Arogan, Belum Kantongi Izin Tapi Sudah Bisnis, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, PT Irama Gemilang Arogan, Belum Kantongi Izin Tapi Sudah Bisnis, 100, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, PT Irama Gemilang Arogan, Belum Kantongi Izin Tapi Sudah Bisnis

Salah satau bangunan pabrik yang ada di kawasan Industri Irama Gemilang, di Cileles, Kec Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
Salah satau bangunan pabrik yang ada di kawasan Industri Irama Gemilang, di Cileles, Kec Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

TRUST TIGARAKSA – PT Irama Gemilang Lestari, yang berlokasi di Desa Cileles, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tanggerang, diduga banyak melanggar aturan dalam menjalankan usahanya.  Perusahaan yang mengaku pengembang kawasan industri seluas 13o heaktar tersebut, sampai saat ini juga diduga belum mengantongi izin selayaknya pengembang Kawasan Industri.

Berdasarkan penelusuran trustkota.com, pihak perusahaan itu melakukan penjualan kavling terlebih dahulu. Penjualannya bahkan dilakukan, sebelum menganti perizinan kawasan industri. Tak hanya itu, Site Plan juga belum lama dikeluarkan oleh Dinas Tata Ruang Kabupaten Tangerang, setelah pihak Dinas Tata Ruang menyegel bangunan yang ada di kawasan  usahanya.

Direktur PT Irama Gemilang Lestari, Sobirin yang sempat dikonfirmasi trustkota.com, beberapa waktu lalu mengakui, bahwa perizinan perusahaannya untuk menjadi penggembang kawasan belum lengkap. Ia juga tidak membantah Site plan kawasanya belum lama jadi saat itu dan baru beres karena sudah ditandatangani Kadis Tata Ruang Taufik Emil Kepala Dinas Tata Ruanag Kabupaten Tangerang.

“Izin usaha kawasan industrinya ia, belum ada, nanti dibatu diurusin” jawab Sobirin, yang juga mantan Dirjen di salah satu Kementerian, Republik Indonesa saat dikonfirmasi trustkota.com, perihal perizinannya, di salah satu restoran dikawasan Gading Serpong.

Akibat ketidakpauthan perusahaan tersebut, bangunan pabrik dan gudang dikawasan tersebut hingga kini belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB), tak hanya itu

Tak hanya itu, PT Irama Gemilang juga diduga merugikan pendapatan daerah. Dimana biaya, Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Atau Bangunan (BPHTB) atas  transaksi penjualan kavling pabrik dan gudangnya tak disetorkan kepada Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Tangerang.

“BPHTB sudah disetorkan ke Dispenda tapi belum semua,” jawab Sobirin lagi, yang saat itu didampingi anak buahnya yang bernama Bambang selaku manager lapangan di Irama Gemilang . (dik/red)