PT Adira Finance Langgar Perda K3

PT Adira Finance Langgar Perda K3, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, PT Adira Finance Langgar Perda K3, Berita423

PT Adira Finance Langgar Perda K3, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, PT Adira Finance Langgar Perda K3, 423, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, PT Adira Finance Langgar Perda K3

Adira Finance langgar Peraturan Daerah (Perda) tentang K3.
Adira Finance langgar Peraturan Daerah (Perda) tentang K3.

RANGKASBITUNG TRUSTKOTA – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lebak mengecam tindak dan sikap Kepala Cabang PT Adira Finance yang telah melakukan pengusiran terhadap  wartawan yang sedang melakukan tugas jurnalisnya, saat  penertiban Peraturan Daerah (Perda) Ketertiban , Kebersihan dan Keindahan (K3) di Jalan Multatuli tepatnya di depan Kantor PT Adira Finance Cabang Rangkasbitung.

” Kami kecewa dengan sikap kepala PT Adira cabang Rangkasbitung, yang telah mengusir para wartawan yang sedang melaksanakan tugas jurnalistiknya. Jelas itu melanggar UU pokok Pers. Tak hanya itu, Adira Finance juga harus ditindak karena melanggar Perda K3,” Ujar kepala bidang pemeberdayaan Ekonomi PWI Lebak, Yayat, Selasa (08/07/2014).

Menurut Yayat, kemerdekan pers telah menjamin dan menberikan hak kepada pekerja pers untuk mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi sebagaiman diatur pasal 4 ayat 3 UU no 40 tahun 1999 tentang Pers.

” Yang jelas selain bentuk arogansi kepala cabang PT Adira, pihaknya juga sangat tidak memahami aturan Pers. Sebab wartawan itu di lindungi UU. Kami juga akan meminta penjelasan dengan alasan pelarangan peliputan tersebut  ,” kata ketua Paguyuban Wartawan Lebak (PWL) ini

Sejumlah  wartawan yang meliput penertiban yang dilakukan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kabupaten lebak dalam rangka penegakan Perda tentang Kebersihan, Keindahan dan Kebersihan (K3), di lingkungan PT Adira jalan Multatuli, Rangkasbitung, Senin (07/07/2014).

Dikatakan Kasi Perda M Syafei, banyaknya laporan warga kepada petugas Satpol PP mengenai banyaknya kendaraan roda dua yang di parkir di depan kantor adira,tepatnya di jalan Multatuli, yang mengakibatkan penyempitan bahu jalan  yang di lalui pengendara baik roda dua ataupun roda empat dan sering terjadinya kecelakaan atau kemacetan.

“Maka petugas Satpol PP turun langsung ke lokasin  mengecek kebenaran laporan warga,”ujarnya

Lanjut Syafei,pihaknya hanya menjalankan tugas, karena ini menyangut Ketertiban, Keindahan dan Kebersihan (K3).Dimana mau indah, tertib dan bersih kalau jalan di Protokol Multatuli saja semurawut.

“Katanya dia (Adira-red) punya tempat parkir, tapi nyatanya Adira masih banyak kendaraan yang di parkir di pahu jalan depan kantornya.

“Kalau tidak menghindahkan teguran, pihaknya akan di layangkan surat panggilan dan tak segan-segan untuk menindak tegas sesuai perda yang telah di tetapakan,”ujarnya.

Sementara Warga Fadilah,dengan banyaknya kendaraan yang diparkir di bahu jalan protokol Multatuli jelas bukan saja mempersempit tapi sering terjadi kecelakaan.

” Kami meminta kepada petugas terkait agar menindak tegas terhadap perusahaan tersebut ,” katanya..

Kepala Adira Cabang Rangkasbitung,saat di datangi petugas Satpol PP dan para wartawan, tidak mau berkomentar malah pihaknya marah-marah dan mengusir  keluar para wartawan yang sedang bertugas meliput. (De)