PSB Mahal Dindik Pandeglang Cuek dan Lempar Tangungjawab

PSB Mahal Dindik Pandeglang Cuek dan Lempar Tangungjawab, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, PSB Mahal Dindik Pandeglang Cuek dan Lempar Tangungjawab, Berita892

PSB Mahal Dindik Pandeglang Cuek dan Lempar Tangungjawab, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, PSB Mahal Dindik Pandeglang Cuek dan Lempar Tangungjawab, 892, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, PSB Mahal Dindik Pandeglang Cuek dan Lempar Tangungjawab

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang, Dadan Taufik Daniel.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang, Dadan Taufik Daniel.

PANDEGLANG TRUSTKOTA – Terkait adanya keluhan para orang tua murid di Kabupaten Pandeglang, karena biaya Penerimaan Siswa Baru (PSB) mahal, Dinas Pendidikan (Dindik), setempat lepas tangungjawab dan menyalahkan komite sekolah.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang, Dadan Taufik Daniel, secara umum siswa masuk sekolah tidak dikenakan biaya atau gratis.

Terkait ada iuran pada penerimaan siswa baru (PSB), itu di luar kebijakan dinas. Kebijakan biaya PSB adalah kebijakan komite yang telah melalui proses musyawarah antara komite dengan orang tua murid.

“Ya, pada dasarnya program pendidikan dalam hal penerimaan siswa baru itu gratis , tidak ada biaya. Jika ada biaya pada PSB, itu di luar kebijakan sekolah dan itu merupakan kebijakan komite yang sudah melalui musyawarah dan keasepakatan dengan orang tua murid,” kilahnya kepada wartawan.

Seperti diketahui, orang tua murid mengeluhkan mahalnya biasa penerimaan siswa baru (PSB) di tingkat SD. Bahkan, di salah satu SD di Pandeglang biaya PSB mencapai Rp1.500.000.

Alasan sekolah , biaya PSB itu atas kesepakatan komite dengan orang tua murid. Biaya itu untuk keperluan membeli meubeler dan keperluan lainnya di sekolah. Mahalnya biaya pendidikan di Kabupaten Pandeglang ini, membuat orangtua murdi mejerit. (Yrs)