Protes Edaran Bupati, Mahasiswa Gelar Long March Bayah-Rangkasbitung

Protes Edaran Bupati, Mahasiswa Gelar Long March Bayah-Rangkasbitung, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Protes Edaran Bupati, Mahasiswa Gelar Long March Bayah-Rangkasbitung, Berita497

Protes Edaran Bupati, Mahasiswa Gelar Long March Bayah-Rangkasbitung, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Protes Edaran Bupati, Mahasiswa Gelar Long March Bayah-Rangkasbitung, 497, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Protes Edaran Bupati, Mahasiswa Gelar Long March Bayah-Rangkasbitung

Mahasiswa Cilangkahan ketika duduk didepan Setda kabupaten Lebak
Mahasiswa Cilangkahan ketika duduk didepan Setda kabupaten Lebak

LEBAK,TRUSTKOTA- Sebanyak tiga belas warga Bayah, yang mengklaim  Aliansi Keluarga Mahasiswa Cilangkahan (AKMC), melakukan aksi protes, dengan cara berjalan kaki atau long march terhadap pemerintah kabupaten Lebak .

Bentuk protes yang dilakukan belasan AKMC ini dengani start sejaak Jumat (30/1/2015) lalu. Dan Senin (2/2/2015) sekitar pukul 14,20 WIB, mereka sampai ke Rangkasbitung dan mereka langsung menggelar aksi didepan kantor Bupati Lebak. Aksi jalan kaki yang dilakukan AKMC ini menempuh jarak sekitar 150 km, dari Bayah-Rangkasbitung.

“Kami 13 Pemuda cilangkahan telah berjalan empat hari empat malam tanpa tidur hanya untuk mencari keadilan di Kabupaten Lebak,”ujar Koordinator Aksi Rohman.

Aksi yang dilakukannya ini, kata Rohman sebagai bentuk protes atas kebijakan Bupati Lebak, yang telah mengeluarkan surat edaran untuk menertibkan kendaraan truk overtonase. Namun kenyataannya hingga saat ini, sambung Rohmahn, kendaraan-kendaran truk overtonase masih berseliweran melintas dijalan Rangkasbitung-Bayah.

” Dan kami meminta pada Bupati untuk segera menertibkan truk-truk over tonase, karena dampaknya infrastruktur jalan Ke Bayah kini kondisinya memprihatinkan.  Kami juga menuntut pernyataan sikap Bupati Lebak untuk menertibkan kendaraan overtonase dalam 2×24 jam , jika tidak kami tidak akan menggerakan satu langkahpun di depan kantor bupati ini,”Tegasnya.

Selain itu, kata Rohman, pihaknya juga menuntut kepada Penegak Hukum Propinsi Banten untuk memanggil pihak perusahaan juga pejabat pemerintahan.

” Sebab perlu diketahui, juga  beberapa waktu lalu pemerintah Kabupaten Lebak sudah mengeluarkan surat edaran tentang larangan bagi kendaraan overtonase melintas diruas jalan Kabupaten Lebak. Namun pada kenyataannya kendaraan-kendaran itu masih hilir mudik, ” Katanya. (Riz)

HipnoGasm 250 x 250

Berita Terkait