Pranada Dianggap Mumpuni Dampingi Prabowo di Pilpres 2014

Pranada Dianggap Mumpuni Dampingi Prabowo di Pilpres 2014, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pranada Dianggap Mumpuni Dampingi Prabowo di Pilpres 2014, Berita764

Pranada Dianggap Mumpuni Dampingi Prabowo di Pilpres 2014, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pranada Dianggap Mumpuni Dampingi Prabowo di Pilpres 2014, 764, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pranada Dianggap Mumpuni Dampingi Prabowo di Pilpres 2014

Prabowo-Prananda.
Prabowo-Prananda.

TRUSTKOTACOM-Saat hari pencoblosan 9 April 2014 lalu, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo hanya baru menjadi bakal calon presiden dari PDI Perjuangan.

Penetapan Jokowi sebagai calon presiden baru akan dilakukan jika PDI Perjuangan meraih dukungan sesuai dengan target yakni melewati ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold).

Inisiator Koalisi Prabowo-Prananda 2014 (KOPRA 2014) Fikrah Aulya mengatakan, dikarenakan perolehan PDI Perjuangan berdasarkan hitung cepat adalah kurang dari ambang batas pencalonan presiden dan Megawati memiliki hak untuk mencoret nama Jokowi dan mencalonkan orang lain sebagai calon presiden dari PDI Perjuangan.

Sebaiknya kata Fikrah,  Megawati menetapkan Prabowo Subianto dan Prananda Prabowo sebagai calon presiden dan calon wakil presiden yang diusung oleh PDI Perjuangan dalam pemilu presiden 2014.

“Hal ini penting, agar mengembalikan citra Megawati yang tercoreng karena terkesan mengingkari perjanjian batu tulis yang pernah ia buat dengan Prabowo Subianto. Selain itu, dengan mencalonkan Prabowo-Prananda, Megawati memastikan kelangsungan trah Sukarno di PDI Perjuangan. Tidak kalah penting, saya yakin Megawati sekarang juga sudah menyadari bahwa mencalonkan Jokowi sama saja dengan menyerahkan kedaulatan bangsa Indonesia ke bangsa asing, terutama Amerika” ujar Fikrah, kepada trustkota.com, melalui realeasenya, pada 17 April 2014.

Fikrah menambahkan, ketua ruang situasi PDI Perjuangan Prananda Prabowo adalah kader PDI Perjuangan yang paling mumpuni untuk mendampingi Prabowo Subianto.

“Kiprah mas Nanda dalam membesarkan PDI Perjuangan di belakang layar selama ini sangat luar biasa. Namun mas Nanda belum mendapatkan kesempatan untuk memperlihatkan kepintarannya di publik. Sekarang adalah waktu yang tepat. Indonesia pasti akan memilih Prabowo-Prananda” tambah Fikrah. (Qy/rls)