Prabowo Didesak Copot Ketua dan Sekjen DPC Gerindra Kota Tangerang

Prabowo Didesak Copot Ketua dan Sekjen DPC Gerindra Kota Tangerang, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Prabowo Didesak Copot Ketua dan Sekjen DPC Gerindra Kota Tangerang, Berita598

Prabowo Didesak Copot Ketua dan Sekjen DPC Gerindra Kota Tangerang, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Prabowo Didesak Copot Ketua dan Sekjen DPC Gerindra Kota Tangerang, 598, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Prabowo Didesak Copot Ketua dan Sekjen DPC Gerindra Kota Tangerang

PAC serta Gardu Prabowo sayap Partai Gerindra Kota Tangerang, saat jumpa pers di Telaga Seafood, Moderland, Kota Tangerang, Senin (27/05/2013).
PAC serta Gardu Prabowo sayap Partai Gerindra Kota Tangerang, saat jumpa pers di Telaga Seafood, Moderland, Kota Tangerang, Senin (27/05/2013).

TRUSTKOTACOM – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Se-Kota Tangerang, serta sayap Partai Gerindra seperti (Gardu Prabowo) dan Gerakan Muslim Indonesia Raya (Gemira), mendesak Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Pimpinan DPP Partai Gerindra, mencopot Ketua dan Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Tangerang. Mereka menilai Ketua dan Sekretaris (Sekjen) telah berkhianat kepada partai dan mementingkan kepentingan pribadi dan sekelompoknya.

“Kami minta, ketua DPC Gerindra Kota Tangerang, Nurhadi beserta sekretaris, Turidi Susanto dan Bendaharanya, Imam Buhari direformasi atau dicopot dari jabatannya. Dengan menyatakan sikap akan mencabut dukungannya terhadap Harry Mulya Zein (HMZ) yang telah mendapatkan restu resmi dari Dewan Pembina Partai Gerindara, itu sebuah pengkhianatan,” kata M. Nasan, Ketua PAC Gerindra Kecamatan Tangerang, saat jumpa pers di Telaga Seafood, Moderland, Kota Tangerang, Senin (27/05/2013).

Nasan yang  dampingi oleh  8 PAC Partai Gerindra lain seperti, PAC Larangan, Ciledug, Karang Tengah, Neglasari, Karawaci, Tangerang, Pinang dan Priuk beserta beberapa  anderbow Partai Gerinda seperti Gardu Prabowo dan Gerakan Muslim Indonesia Raya (Gemira), menambahkan,  tak hanya itu, ketua dan sekretaris juga dinilai tidak akomodatif terhadap penjaringan Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) dan terkesan memanfaatkan ajang  pencalegan  sebagai ajang transaksional untuk kepentingan pribadi. Akibatnya tidak sedikit kader partai Gerindra yang kecewa.

“Seperti  Wahyu Amarullah, Caleg daerah pemilihan (Dapil) 4 (Cipondoh-Pinang), tiba-tiba namanya tidak masuk dalam Daftar Calon Sementara (DCS) DPRD Kota Tangerang,  walau semua administrasinya sudah ditempuh. Saya tidak tahu persis apa masalahnya, karena saat ditanya, pengurus selalu memimpong,” kata Amarrullah yang mengaku  habis puluhan juta dalam  pencalegan itu.

Parahnya lagi, tambah Nasan dan Amarullah, Ketua DPC Gerindra Kota Tangerang dan kroninya, berani mengacak-acak rekomendasi DPP Gerindra yang telah menujuk Harry Mulya Zein (HMZ), Sekda Kota Tangerang sebagai Balon Walikota Tangerang pada Pemilukada Kota Tangerang 31 Agustus nanti.

“Ini jelas sudah tidak benar, rekomendasi DPP oleh Ketua DPC Gerindra Kota Tangerang akan dialihkan ke balon lain demi keuntungan pribadi dan kelompoknya. Jika alasan DPC, HMZ tidak koordinasi dengan partai gerindra itu bohong besar. Koordinasi HMZ dengan kamipun tingkat PAC bahkan ranting sangat baik,” kata Nasan.

Hal yang sama juga dikatakan Agus Supriyanto, Ketua PAC Partai Gerindra Kecamatan Larangan. Menurut Agus, terkait pernyataan sikap DPC yang akan mencabut dukungan terhadap dengan alasan HMZ tidak pernah koordinasi salah kaprah. Apalagi, kata Agus, DPC menyatakan tersebut setelah rapat peleno.

“Kami PAC dan Ranting tidak pernah dilibatkan soal itu. Dan kami tetap komitmen mendukung HMZ di Pemilukada nanti. Komunikasi kami delapan PAC dengan HMZ bagus sampai saat ini. Kami menduga DPC ingin mengalihkan dukungan di Pemilukada Kota Tangerang untuk kepentingan pribadi bukan kepentingan partai,” katanya.

Sementara itu, Dewan Penasehat Gardu Parabowo Kota Tangernag, Hasandian menambahkan, pihaknya bersama PAC Se-Kota Tangerang bergabung untuk menyatakan mosi tidak percaya terhadap kepengurusan DPC Gerindra Kota Tangerang.

“Kami telah menyatakan mosi tidak percaya terhadap kepengurusan DPC Partai Gerindra Kota Tangerang kepada DPP. Mosi tersebut dibuat berdasarkan apa yang telah menjadi tujuan Partai Gerindra yakni dalam memenangkan Prabowo di Pilpres mendatang, dibutuhkan pemimpin di setiap wilayah yang jujur, amanah, serta mengayomi. Dalam mosi ini, kami menyampaikan bahwa kepengurusan DPC belakangan ini, tidak melakukan pembinaan terhadap kader sayap partai. Selain itu, dalam penjaringan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) juga diindikasi terjadi transaksional terhadap para Bacaleg,” terangnya.

Setelah konfrensi pers, PAC serta sayap partai gerindra mendatangi DPP untuk menyampaikan mosi tidak percaya dan tuntutan sikap tegas DPP Partai Gerindra kepada Ketua dan Sekjen DPC Partai Gerindra Kota Tangerang. (ges)