Polres Lebak Bekuk Spesialis Pencuri Jaringan Seluler

Polres Lebak Bekuk Spesialis Pencuri Jaringan Seluler, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Polres Lebak Bekuk Spesialis Pencuri Jaringan Seluler, Berita606

Polres Lebak Bekuk Spesialis Pencuri Jaringan Seluler, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Polres Lebak Bekuk Spesialis Pencuri Jaringan Seluler, 606, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Polres Lebak Bekuk Spesialis Pencuri Jaringan Seluler

kawanan pencuri spesalis jaringan selular yang berhasil dibekuk oleh Polres Lebak

LEBAK,TRUSTKOTA- Tiga tersangka kawanan spesialis tower jaringan seluler yang selama ini meresahkan, berhasil dibekuk oleh Satuan reserse dan kriminal (Satreskrim) Polres Lebak.‎

Dari aksi kejahatan yang dilakukan kawanan pencuri tersebut, sedikitnya 46 unit modul dan 8 baterai tower yang merupakan alat terpenting dalam setiap tower jaringan selular berhasil diamankan oleh polisi.

Ketiga tersangka yang berhasil diciduk oleh polisi di Kecamatan Jasinga, perbatasan Kabupaten Lebak dan Bogor tersebut yaitu Kemad alias Komeng (28), yang sehari harinya adalah kuli bangunan, Rohman Wabek (17) kuli buruh, Samin alias Ableh (32) yang kesehariannya adalah pedagang bakso. 

Kepala Satreskrim Polres Lebak, AKP David Chandra Babega menjelaskan, saat dilakukan  penyergapan, dua orang tersangka mencoba melakukan perlawaan, sehingga polisi menghadiahi  keduanya dengan timah panas.

 ”Kita berhasil menangkap ketiga tersangka di perbatasan Bogor, tepatnya diwilayah Jasinga. Karena ketiga pelaku adalah warga Jasinga, Bogor yang kerap melakukan pencurian peralatan tower,” Ujar David,Minggu (31/5)

Hasil intrograsi kepada para tersangka,   kata David ketiganya mengaku pernah melakukan pembobolan alat tower hingga ke Bantul, Yogyakarta, Bandung, Garut, Bogor dan Banten.

“Dari hasil pengintaian kami yang panjang, akhirnya kami berhasil meringkus tiga tersangka spesialis pencuri modul dan baterai tower,” Katanya.

Selain itu David. Juga menambahkan, dari hasil pengembangan, saat ini masih ada dua tersangka lainnya bernama Ajay dan Kipli  yang kini me njadi menjadi DPO (Daftar Pencarian Orang) .

“ Untuk kedua orang ini, kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang masuk dalam DPO atas nama Ajay dan Kipli,” Katanya.

Ketiga tersangka ini, kata David akan dijerat dengan pasal 363 KUHP pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (Riz)