Polres Kota Tangerang Ringkus 179 Pemakai dan Pengedar Narkoba

Polres Kota Tangerang Ringkus 179 Pemakai dan Pengedar Narkoba, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Polres Kota Tangerang Ringkus 179 Pemakai dan Pengedar Narkoba, Berita351

Polres Kota Tangerang Ringkus 179 Pemakai dan Pengedar Narkoba, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Polres Kota Tangerang Ringkus 179 Pemakai dan Pengedar Narkoba, 351, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Polres Kota Tangerang Ringkus 179 Pemakai dan Pengedar Narkoba

Ilustrasi. (net)
Ilustrasi. (net)

TRUSTKOTACOM – Peredaran narkoba saat ini kian mengkhawatirkan. Tingginya kasus penyalahgunaan Narkotika membuat Satuan Reserse Narkoba (Sat-Narkoba) Polres Kota Tangerang, kerja extra dalam memberantas peredaran barang haram tersebut.

Berdasarkan data yang diperoleh www.trustkota.com, dalam kurun waktu sembilan bulan yang terhitung dari  Januari 2013 sampai September tahun ini,  jajaran Sat-Narkoba Polres Kota Tangerang, berhasil mengungkap 156 kasus penyalahgunaan narkotika.

Dalam data tersebut tercatat, dari 165 kasus yang diungkap Sat Narkoba Polres Kota Tangerang, petugas berhasil mengamankan 179 tersangka, dengan rincian 115 orang adalah pemakai dan 64 orang pengedar yang terdiri dari 174 berjenis kelamin Laki-laki dan 5 orang wanita.

Dari hasil penangkapan itu,  ditemukan barang bukti dengan total ganja sebanyak 11.410,92 gram, shabu sebanyak 171,97 gram dan extacy 0,5 gram.

Menurut Wakil Kepala Satuan (Wakasat) Narkoba Polres Kota Tangerang, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Wempy Santoso, guna menekan kasus penyalahgunaan narkoba, pihaknya gencar melakukan sosialisasi ke segala lini, termasuk penyuluhan ke sekolah-sekolah dan kelompok masyarakat.

“Sosialisasi penyuluhan bahaya narkoba terus kita gencarkan. Untuk menekan peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Kota Tangerang, kami juga akan terus melakukan razia di lokasi-lokasi yang disinyalir menjadi tempat transaksi narkoba,” tegas Wempy. (cun)