Polres Bandara Musnahkan Sabu dan Ekstasi

Polres Bandara Musnahkan Sabu dan Ekstasi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Polres Bandara Musnahkan Sabu dan Ekstasi, Berita508

Polres Bandara Musnahkan Sabu dan Ekstasi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Polres Bandara Musnahkan Sabu dan Ekstasi, 508, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Polres Bandara Musnahkan Sabu dan Ekstasi

Polres Bandara Soekarno Hatta Tangerang musnahkan sabu dan ekstasi.
Polres Bandara Soekarno Hatta Tangerang musnahkan sabu dan ekstasi.

TRUSTKOTACOM – Sebanyak 14,9 kg sabu serta 14.690 butir ekstasi yang merupakan barang hasil sitaan Polres Bandara Soekarno Hatta, Jumat (20/09/2013). Barang bukti tersebut hasil pengungkapan kasus penyelundupan narkoba lewat bandara pada bulan Juli-Agustus.

Sabu dan ekstasi itu dimusnahkan dengan cara di bakar dengan alat berupa tungku incenerator dengan suhu pabas 1500 derajat cesclius, sehingga barang bukti dipastikan terbakar habis.

Kasat Narkoba Polres Bandara Soekarno Hata AKP Guntur M Tariq mengatakan, barang bukti tersebut didapat dari 10 kasus penyelundupan. Pihaknya berhasil menangkap 20 tersangka.

“Masing-masing 11 warga negara Indonesia, 2 warga Taiwan, 1 India, 5 Malaysia, 1 Afrika Barat,” katanya.

Menurutnya, dengan memusnahkan sabu seberat 14,9 kg dapat menyelamatkan 119.928 orang anak bangsa dari jeratan narkoba, jika diasumsikan 1 gram dikonsumsi 4-8 orang.

“Sementara 14.490 butir ekstasi, tiap satu butirnya bisa dikonsumsi 1 orang. Sehingga bisa menyelamatkan 14.690 orang,” paparnya.

Ditanya terkait nilai estimasi barang bukti, Guntur enggan menyebutkan. Dikhawatirkan, bandar-bandar narkoba yang tau harga pasaran narkoba di Indonesia akan semakin semangat menyelundukpannya. “Menurut saya ini barang yang tidak berharga,” katanya.

Para tersangka dijerat pasal 114 ayat 2 subsider pasal 113 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 UU no 35/2009 tentang narkotika. “Ancaman hukumannya paling lama 20 tahun,” pungkasnya. (ges)