Polisi Akan Kembali Panggil Caleg PDI-Perjuangn dan rekannya

Polisi Akan Kembali Panggil Caleg PDI-Perjuangn dan rekannya, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Polisi Akan Kembali Panggil Caleg PDI-Perjuangn dan rekannya, Berita227

Polisi Akan Kembali Panggil Caleg PDI-Perjuangn dan rekannya, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Polisi Akan Kembali Panggil Caleg PDI-Perjuangn dan rekannya, 227, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Polisi Akan Kembali Panggil Caleg PDI-Perjuangn dan rekannya

Ilustrasi
Ilustrasi

TRUSTKOTACOM – Mapolsek Sawah Besar, akan kembali memeriksa Calon Legislatif (Caleg) Kabupaten Tangerang dari PDI-Perjuangan, Ralim Sanur (RS), saksi dalam kasus tewasnya Usnin Nur Salam (43), warga Legok, Kabupaten Tangerang, yang tewas akibat over dosis di salah satu klub malam di Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (18/11/2013) lalu.

Selain Sanur, polisi juga akan memeriksa empat saksi lain, yang diduga mengetahui pasti tewasnya, pengusaha yang tinggal di Desa Rancagong, RT 03/ RW 07, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang itu. Empat saksi lain itu yakni, RE, TH, OB dan BH.

Kapolsek Sawah Besar Kompol Shinto Silitonga membenarkan bahwa kelima rekan korban tersebut telah di BAP sebagai saksi oleh pihaknya.

Sinto juga mengatakan, kelima saksi tersebut juga positif mengkonsumsi narkoba jenis ekstasy, setelah menjalani pemeriksaan yang dilakukanya.

“Kelimanya akan kembali dipanggil untuk dimintai keterangan tambahan,” kata Shinto, melalui Blackberry Masagner, Kamis (21/11/2013).

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC), PDI-Perjuangan, Kabupaten Tangerang, Barhum membenarkan bahwa Ralim Sanur adalah Caleg Kabupaten Tangerang dari PDI-Perjuangan.

“Ralim Sanur Caleg Kabupaten Tangerang, Dapil 6 dari PDI-Perjuangan. Mengenai keterlibatan Ralim Sanur dengan peristiwa kematian Usnin yang diduga overdosis narkoba saya tidak tahu. Nanti akan saya cari tahu kebenaranya,” kata Barhum.

Seperti diketahui, Usnin tewas over dosis di sebuah diskotik di wilayah Mangga Besar, Jakarta Pusat, Senin (18/11/2013) lalu.

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu bermula ketika enam warga Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang itu, berangkat ke Jakarta, Minggu (17/11/2013) malam. Mereka kemudian masuk ke salah satu diskotik di bilangan Sawah Besar.

Diduga terlalu banyak mengkonsumsi narkoba, korban terjatuh dan mengalami kejang-kejang serta mulutnya berbusa. Korban kemudian dibawa kelima rekannya ke Rumah Sakit Husada yang tak jauh dari lokasi diskotik.

Namun naas saat dibawa ke RS tersebut, korban sudah meninggal dunia. Kelimanya kemudian berniat membawa jenazah korban ke Tangerang. Tapi, pihak RS terlebih dahulu menghubungi Mapolsek Sawah Besar.

“Kami membawa korban ke RSCM untuk diotopsi. Hasil pemeriksaan dokter, korban positif menggunakan narkoba jenis ekstasi,” terang Kapolsek Sawah Besar Kompol Shinto Silitonga. (cun)