Polda Banten Kembalikan Belasan Kendaraan Curian Kepada Pemilik

Polda Banten Kembalikan Belasan Kendaraan Curian Kepada Pemilik, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Polda Banten Kembalikan Belasan Kendaraan Curian Kepada Pemilik, Berita933

Polda Banten Kembalikan Belasan Kendaraan Curian Kepada Pemilik, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Polda Banten Kembalikan Belasan Kendaraan Curian Kepada Pemilik, 933, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Polda Banten Kembalikan Belasan Kendaraan Curian Kepada Pemilik

ilustrasi-NET
ilustrasi-NET

TRUSTKOTA TANGERANG – Dwi Andika (26) pemilik mobil yang menjadi korban perampokan, akhirnya bisa tersenyum bahagia. Setelah Kapolda Banten Brigjen Sigit Listiyo mengembalikan mobil kesayangan korbannya bersama belasan barang bukti kendaraan bermotor lainnya, di Markas Polda Banten, Sabtu (25/11/2017).

Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pengembalian kendaraan tersebut merupakan bagian hasil pengungkapan dari Operasi Jaran Kalimaya 2017 beberapa waktu lalu.

“Ini sebagai bukti tanggung jawab kita¬† pada masyarakat. Hari ini kita menyerahkan kendaraan pada para pemiliknya yaitu ada delapan kendaraan dan sisanya empat lagi akan diserahkan jika pemiliknya sudah ketahuan,” ujar Kapolda.

Selain roda empat, lanjut Listyo, Polda Banten  juga menyerahkan kendaraan roda dua secara bertahap. Untuk itu, pihaknya mengatakan pada masyarakat yang merasa kehilangan kendaraannya agar segera datang ke Polda Banten.

Pihaknya akan menyerahkan seutuhnya kepada pemilik kendaraan. Polda Banten mengundang para korban pencurian untuk mengambil kendaraannya. Pengambilan barang bukti dilakukan secara gratis tanpa pungutan biaya.

“Kami tegaskan juga pada para anggota bahwa pengambilan tidak dikenakan biaya. Nanti kami juga butuh bantuan rekan media untuk menyampaikan informasi pada masyarakat yang merasa kendaraanya hilang dapat mengambil di kantor-kantor kepolisian dan tidak dipungut biaya,” tegas Kapolda.

Diketahui, Dwi Andika (26) menjadi korban perampokan yang terjadi di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang pada Rabu (11/10/2017) lalu.

 
Peristiwa naas tersebut, bermula saat Dwi Andika (26) yang berprofesi sebagai sopir angkutan online yakni Grabcar, mendapatkan penumpang melalui aplikasi pemesanan. Pada saat itu diketahui, pemesan merupakan seorang wanita dengan tujuan Karawaci, Tangerang.

Namun, saat korban menjemput calon penumpangnya di kawasan Pasar Kemis, bukannya seorang wanita melainkan RA malah mendapati tiga pria yang melakukan pemesanan melalui aplikasi Android tersebut.

Lantaran tidak menaruh curiga, korban kemudian mengantarkan ketiga penumpang tersebut ke alamat yang dituju. Naas, ditengah perjalanan korban langsung disekap dengan cara menutup mulut dan tubuh korban menggunakan lakban bahkan. Tak hanya itu, korban juga dibuat tak sadarkan diri dengan cara disetrum sebelum mobil yang menjadi mata pencahariannya dibawa kawanan perampok.(gor)