Pol Airut dan DKP Butuh Armada Untuk Awasi Laut di Wilayah Banten Selatan

Pol Airut dan DKP Butuh Armada Untuk Awasi Laut di Wilayah Banten Selatan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pol Airut dan DKP Butuh Armada Untuk Awasi Laut di Wilayah Banten Selatan, Berita162

Konidisi armada Pol Airut di Banten Selatan memprihatinkan.
Konidisi armada Pol Airut di Banten Selatan memprihatinkan.

TRUS BANTEN-Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Cabang Provinsi Banten dan Polisi Air Laut (Pol Airut) mengaku masih kesulitan untuk melakukan pengawasan ke tengah lautan. Sebab, tidak adanya sarana prasarana alat transportasi yang menunjang untuk kebutuhan melakukan pemantauan ke tengah lautan.

Akhnas Akhmad Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) PPI Pemprov Banten, Akhnas Akhmad mengatakan, sementara ini pihaknya hanya bisa melakukan pantauan lewat darat mengenai keadaan di laut. Lantaran, untuk melakukan pantauan ketengah laut sana tidak bisa dilakukan. Terlebih, tidak ada alat transportasinya.

“Makanya kami hanya pantau lewat darat, kalau untuk mengetahui informasi di laut sementara ini kita hanya menunggu info dari para nelayan yang sudah melakukan aktifitas ke tengah,” kata Akhnas melalui siaran persnya, Rabu (15/1/2020).

Menurutnya, kalau melihat wilayah kerja cukup luas juga dari perairan Binuangeun Kecamatan Wanasalam sampai laut Cibareno Kecamatan Bayah.

“Saya berharap kedepan pemerintah juga mengupayakan alat transfortasi seperti kapal patroli agar kami bisa  mengetahui kondisi yang ada di wilayah kerja kami,” imbuhnya.

Sementara itu Febby, salah satu anggota Pol Airut Pantai Muara Binuangen mengatakan hal yang sama, mereka semetara hanya bisa melakukan patroli di darat karena ada satu kapal patroli di airut namun sudah rusak, belum dilakukan perbaikan dan itu hanya sebuah kapal kecil.

“Kita juga sama pak hanya bisa melakukan pantau lewat darat, adapun informasi kejadian sementara kita memakai kapal nelayan, di karenakan kapal yang ada sudah rusak, kalaupun diperbaiki kapal yang ada ini tetep saja tidak maksimal. Karena kapalnya berukuran kecil tidak sesuai dengan kondisi laut,” ujarnya.

Ia menambahkan, untuk melakukan patroli juga kadang harus nunggu cuaca benar – benar bagus. Sebab, Kapal Patroli Polisi XXIII-1004 ukuran c3-4 dinilai sudah tidak  maksimal.

“Bahkan usianya sudah tua dan kecil. Sedangkan wilayah kerjanya cukup luas,” pungkasnya.(Bud/Jm)

www.trustkota.com
www.trustkota.com