PKL di Kolong Jembatan Bitung Akan Ditertibkan

PKL di Kolong Jembatan Bitung Akan Ditertibkan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, PKL di Kolong Jembatan Bitung Akan Ditertibkan, Berita454

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP Kabupaten Tangerang, Sumartono.
Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP Kabupaten Tangerang, Sumartono.

TRUST TANGERANG - Ratusan pedagang kaki lima (PKL) dan terminal bayangan yang berada di sepanjang kolong jembatan Tol Bitung, Kabupaten Tangerang bakal disikat Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tangerang bulan depan, Selasa (11/2/2020).

Para pengusaha mikro dan kecil ini, terancam tak lagi dapat menjalankan usahanya, di sepanjang jalan yang kerap dibuat macet oleh aktifitas perniagaan oleh para PKL dan bus-bus yang mencari penumpang.

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah satpol PP Kabupaten Tangerang Sumartono menjelaskan, penertiban kawasan tersebut akan berlaku efektif di Bulan Maret.

Sebelum eksekusi dilakukan, pihaknya mengaku akan mengedapankan cara-cara persuasif. Agar tidak terjadi gesekan di masyarakat.

“Jadi sesuai SOP kami telah melakukan sosialisasi, pemberian SP1,SP2 sampai SP3, terakhir kita akan eksekusi para PKL dan terminal bayangan yang ada pada awal Maret 2020,” ungkapnya.

Sumartono mengaku secara umum, para pedagang PKL yang diundang untuk sosialisasi penerbitan tersebut, mengakui kesalahannya berjualan ditrotoar hingga badan jalan.

“Sebenarnya engga ada pedagang yang mengelak. Semua mengakui kalau mereka salah dan mau untuk pindah, maka kami berikan waktu sampai Maret,” katanya.

Rohmat, salah satu PKL di kolong tol Bitung mengaku bingung harus mencari tempat berjualan yang baru. Meski begitu, dia mengakui aktifitas perniagaan yang dilakukannya di badan jalan mengganggu warga dan pengguna jalan lainnya.

“Sebenarnya kami tahu itu tidak benar, pilihanya kami butuh makan dan disitu banyak pelanggan kami,” jelasnya.

Dia berharap, ada solusi serius dari Pemerintah Kabupaten Tangerang, untuk menyediakan lahan usaha baru di sekitar lokasi.

“Kita inginnya direlokasi, agar mata pencaharian kami bisa terus berjalan,” katanya.

Sherli, warga pengguna jalan mendukung penuh rencana penggusuran yang dilakukan petugas Satpol PP Kabupaten Tangerang, terhadap para PKL di kolong jembatan Tol Bitung.

Diungkapkan dia, jaringan jalan kolong tol Bitung kerap terganggu aktifitas PKL dan bus-Bus besar yang mengkal.

“Baguslah, harusnya lebih cepat lagi karena itu sudah sangat mengganggu, kasihan pengguna jalan,” tutupnya. (Gy/Red)