Pilkada Pandeglang, Irna Diyakini Jadi Calon ‘Menakutkan’

Pilkada Pandeglang, Irna Diyakini Jadi Calon ‘Menakutkan’, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pilkada Pandeglang, Irna Diyakini Jadi Calon ‘Menakutkan’, Berita155

Pilkada Pandeglang, Irna Diyakini Jadi Calon ‘Menakutkan’, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pilkada Pandeglang, Irna Diyakini Jadi Calon ‘Menakutkan’, 155, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pilkada Pandeglang, Irna Diyakini Jadi Calon ‘Menakutkan’

ilustrasi
ilustrasi

TRUST PANDEGLANG- Meski pesta demokrasi Kabupaten Pandeglang masih dua tahun lagi, namun suhu politik di kota santri ini, memanas. Sejumlah figur yang dipredikasi akan maju di Pilkada Kabupaten Pandeglang 2016 mendatang mulai bermunculan.

Tak hanya itu, nampak sejumlah figur yang akan maju itu, mulai tebar pesona di sejumlah media masa dan alat peraga yang sengaja disebar sang kandidat.

Menurut Apani Zarkasih, seorang pengamat politik yang juga aktivis pembangunan Banten, sejumlah figur yang bermunculan dan menyatakan kesiapannya maju di Pilkada Pandeglang sah-sah saja.

Namun meski demikian, ia menilai belum ada figur yang kuat di Pilkada nanti, terkecuali Hj Irna Narulita  anggota DPR RI. Jika maju Irna diakininya calon menakutkan bagi rival-rivalnya nanti.

Istri mantan Bupati Pandeglang Dimyati Natakusuma ini, dianggap menjadi figur yang diperhitungkan jika turun di Pilkada nanti.

“Memang  para kandidat bupati dan wakil bupati sudah banyak bermunculan untuk maju dalam Pilkada Pandeglang. Tapi mereka akan berfikir dua kali jika Hj Irna Narulita mencalonkan diri,” katanya, Kamis (04/09/2014).

Masih kata Apandi, sosok Irna Narulita yang kini terpilih kembali menjadi anggota DPR RI masih menjadi idola masyarakat Pandeglang.

Bahkan, lanjutnya, rakyat Pandeglang merindukan sosok Irna untuk menjadi orang nomor 1 di Pandeglang, meskipun pada pilkada 2010 kalah.

“Kekecewaan terhadap kepemimpinan Bupati Erwan dan Wakil Bupati Hj Heryani yang belum bisa membawa perubahan terhadap Kabupaten Pandeglang, menjadi kerinduan terhadap Irna,” bebernya.

Hal senada juga disampaikan Guntur Mukayad, yang disebut-sebut akan mencalonkan menjadi Bupati Pandeglang dari jalur independen. Ia mengaku akan berpikr dua kali jika bertarung dengan Irna dalam Pilkada Pandeglang nanti.

“Memang saya banyak yang meminta dan mempromisikan saya untuk menjadi Calon Bupati Pandeglag pada Pilkada  2016 mendatang. Namun saya masih mikir dua kali, kalau seandainya Ibu Irna mencalonkan diri  di Pilkada nanti,” akunya.

Ia menilai, dengan siapapun beliau pendampingnya sudah bisa dipastikan akan memenangkan dan merebut hati rakyat Pandeglang.

“Yang jelas kans Ibu Irna  masih cukup besar di Pandeglang. Bukan itu saja, saya pun banyak mangadopsi berbagai program pro rakyat yang dilakukan oleh Pak Dimyati yang telah dua periode menjabat Bupati Pandeglang, begitu pula kepiawaiannya dalam berpolitik,”pungkasnya.

Diketahui beberapa calon bupati dan calon wakil bupati mulai bermunculan di beberapa media masa diantaranya, dari Golkar H. Wawan Gunawan, Hj Heryani, Ace Hasan Sadeli dan Asmuji HW, dari PDI-P yaitu H Ebi Santibi, Eri Suhaeri, Dr Adang, dan Miing.

Dari Partai Demokrat yaitu Yoyon Sujana dan Siti Romlah. Calon dari Partai Gerindra yaitu Kuswandi, dari PKB adalah Toni Mukson, Nasdem yakni  Beni Sudrajat dan Dodo Juanda, PKS Hidayat Rahman, PBB Yaris Priadi, PPP Hj Irna Narulita dan Yayat Supriatna. Sedangkan dari jalur Independen yaitu Aap Aptadi, Guntur Muayad, dan Uday Suhada. (Kad/Riz)