Pesona Batu Kalimaya Kabupaten Lebak Sampai ke Mancanegara

Pesona Batu Kalimaya Kabupaten Lebak Sampai ke Mancanegara, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pesona Batu Kalimaya Kabupaten Lebak Sampai ke Mancanegara, Berita282

Pesona Batu Kalimaya Kabupaten Lebak Sampai ke Mancanegara, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pesona Batu Kalimaya Kabupaten Lebak Sampai ke Mancanegara, 282, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pesona Batu Kalimaya Kabupaten Lebak Sampai ke Mancanegara

Kalimaya Jenis Black Oval
Kalimaya Jenis Black Oval
LEBAK,TRUSTKOTA- Pesona batu Kalimaya asal Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, memang sudah tidak terbantahkan lagi. Batu yang dikenal sejak tahun 1986 dan pancaran warna yang indah ini, menjadi buruan pencinta batu dalam negeri bahkan luar negeri.

Batu Kalimaya  bukan termasuk jenis batu keras, karena hanya memiliki tingkat kekerasan 5-6 skala mohs, namun hal ini tak mengurangi niat para kolektor untuk tetap memburu dan mengoleksi sebanyak-banyaknya Batu Kalimaya.

Namun demikian popularitas batu Kalimaya sempat tenggelam pada tahun 1997, tapi seolah-olah bangkit dari tidurnya pesona Kalimaya meningkat kembali popularitasnya  pada periode tahun 2010, hingga sekarang. Bahkan harga batu Kalimaya kini bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Keindahan warna warni kembang  jarong yang ditimbulkan oleh Batu Kalimaya juga pada akhirnya membuat para penggiat batu Kalimaya di Banten memberikan julukan sebagai “The Mothers of Gamestone” atau ibu dari segala batu akik yang ada di Indonesia, karena memiliki warna yang bermacam-macam, mulai dari merah, hijau dan biru.

 “Ya, kami memberikan julukan the Mothers of Gamestone untuk batu Kalimaya ini, hal itu berdasarkan warna yang dimiliki oleh Kalimaya sangat mewakili warna yang dimiliki oleh batu akik lainnya yang berada di Indonesia bahkan dunia,”ungkap Abdul yahya, salah seorang penggiat batu Kalimaya di Kabupaten Lebak.

Di Kabupaten Lebak sendiri menurut Yahya, keberadaan Kalimaya hanya bisa didapatkan di 4 Kecamatan saja, yaitu Kecamatan Maja, Sajira, Curug Bitung dan Cimarga.

Keberadaan batu Kalimaya di ke empat kecamatan tersebut menjadi salah satu mata pencaharian yang unggul bagi masyarakat di daerah tersebut, karena Kalimaya memiliki tingat ekonomis yang tinggi.

Tak hanya itu, popularitas batu Kalimaya pun kini sudah sampai ke Manca Negara, hal tersebut dibuktikan dengan datangnya berbagai turis dari manca Negara yang sengaja datang ke daerah sentra produksi batu Kalimaya diantaranya datang dari Australia, Jepang dan Kuwait.

Imbasnya, harga pasaran Kalimaya dikalangan penghobis sangat melambung tinggi, bahkan menurut pengakuan Yahya sekitar dua tahun lalu, dirinya pernah melihat teman sesama penggiat Kalimaya  menjual batu Kalimaya dari jenis teh sebesar telur ayam dengan harga 46 juta rupiah.

“Dari luar negeri pun sengaja datang kemari untuk membeli batu Kalimaya, dengan berbagai macam keperluan, ada yang diperuntukan bagi upacara adat tahunan, ada yang untuk resepsi pernikahan dan lain sebagainya,”kata yahya lagi.

Hal senada dikatakan oleh Firman Andara, salah seorang penggiat Batu Kalimaya asal Kecamatan Rangkasibtung. Menurutnya, keunggulan dari Batu Kalimaya adalah memiliki multi warna karena memiliki warna lebih dari satu, dengan kelebihan yang dimiliki oleh kalimaya tersebut layak kiranya Batu kalimaya disebut sebagai ibunya batu akik yang berada di Indonesia.

“Hanya satu kekurangannya adalah tingkat kekerasannya jauh dengan jenis batu akik lainnya, semisal batu Bacan dan lain-lain. Namun menurutnya, hal tersebut tidak menyurutkan kecintaanya pada batu Kalimaya,” bebernya. (Riz/Red)