Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, Kumala Soroti KPL dan Dana Bantuan Sapi

Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, Kumala Soroti KPL dan Dana Bantuan Sapi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, Kumala Soroti KPL dan Dana Bantuan Sapi, Berita328

Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, Kumala Soroti KPL dan Dana Bantuan Sapi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, Kumala Soroti KPL dan Dana Bantuan Sapi, 328, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, Kumala Soroti KPL dan Dana Bantuan Sapi

Aksi Kumala dalam rangka memperingati hari anti korupsi sedunia

LEBAK TRUSTKOTA - Kredit Peduli Lebak (KPL) dan Dana. bergulir pengadaan  sapi dari kementerian Koperasi tahun 2007 menjadi sorotan Kumala dalam aksi unjuk rasanya di depan kantor Kajari Rangkasbitung, yang dilaksanakan dalam rangka hari anti korupsi sedunia. Selain, itu temuan BPK soal dana jamkesmas di RSUD Adjiidarmo juga menjadi sorotan mereka. Dalam aksinya Kumala menuntut Kajari Rangkasbitung mampu atau bisa menuntaskan kasus-kasus korupsi tersebut.

Menurut ketua Kumala Lukmannul Hakim sudah bukan rahasia umum lagi Negara Indonesia ini merupakan salah satu negara yang masuk dalam katagori terkorup. Karena itu, dalam rangka memperingati hari anti korupsi sedunia ini, sambung Lukman, pihaknya berharap aparat penegak hukum tidak tebang pilih dalam memproses kasus-kasus dugaan korupsi yang terjadi di Indonesia, termasuk di Lebak. Khusus untuk di Kabupaten Lebak, sambung Lukman, pihak meminta Kajari Rangkasbitung mampu menuntaskan setiap kasus dugaan korupsi yang terjadi di Kabupaten Lebak.

” Diantaranya, KPL, Dana bantuan bergulir pengadaan sapi dan temuan BPK jamkesmas di RSUD Adjidarmo. Kenapa kami mendesak kejaksaan harus seperti, karena kasus-kasus ini sudah lama mengendap dan terkesan dipeti eskan oleh aparat kejaksaan ini, ” tandas Lukman, Selasa (9/12)

Oleh karena itu, kata Lukman, sudah menjadi kewajiban bagi masyarakat anti korup untuk memberantas atau melawan perbuatan korup yang akan menyengsarakan rakyat. Termasuk di bumi Lebak ini. Khusus untuk di Kabupaten Lebak, lanjut Lukman, ada beberapa kasus dugaan korupsi yang hingga saat ini penanganannya terkesan tidak serius oleh aparat penegak hukum kejaksaan.

” Dari beberapa kasus korupsi diantaranya adalah kredit macet yang bersumber dari Kredit Peduli Lebak (KPL) terjadi di empat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang merugikan keuangan negara sebesar 3,2 mliar. Dana bergulir untuk pengadaan sapi lokal dari kementrian koperasi dan UKM RI sebesar Rp 5,5 miliar tahun 2007, serta temuan BPK terkait jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) yang tidak bisa dipertanggung jawabkan oleh pihak RSUD sebagai pengelola dari tahun 2008-2011 sebesar Rp 25 miliar.” Tandas Lukman.(Riz)