Pererat Silaturahmi, Warga Cipanas Gelar Budaya Ngatir

Pererat Silaturahmi, Warga Cipanas Gelar Budaya Ngatir, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pererat Silaturahmi, Warga Cipanas Gelar Budaya Ngatir, Berita271

Pererat Silaturahmi, Warga Cipanas Gelar Budaya Ngatir, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pererat Silaturahmi, Warga Cipanas Gelar Budaya Ngatir, 271, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pererat Silaturahmi, Warga Cipanas Gelar Budaya Ngatir

BUdaya Ngatir

LEBAK,TRUSTKOTA-‎ Guna memepererat tali silaturahmi serta persaudaraan, Ratusan warga di Kecamatan Cipanas menggelar tradisi Ngatir setiap bulan Maulid dan Ruwah di bulan Islam. Hal ini seperti yang dilakukan  di Kampung Cipanas Desa dan Kecamatan Cipanas Selasa (2/6/2015)‎

Prosesi Ngatir digelar pada pukul 07.00 pagi dimulai dari salah satu Mesjid di Kampung Cipanas, Warga setempat yang telah menyiapkan Hancengan atau Nasi seperangkat berikut Lauk pauk berupa Ayam Panggang dan lainnya dari rumah masing-masing dikumpulkan di mesjid untuk dipanjatkan doa,
Kemudian Hancengan tersebut di bagikan kepada para pendatang dari kampung sebelah, satu Bakul Nasi biasanya di bagi Untuk 7 sampai 9 warga. Usai prosesi itu lalu warga Kampung Cipanas berangkat bersama ke kampung Kondang, dan terakhir kampung Bujal, dan dilakukan dengan hal serupa.

” Budaya Ngatir ini di adakan Dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Ruwah dan Maaulid  di bulan Islam, tujuannya tak lain untuk mempererat tali silaturahmi antar warga kampung”. Ujar Tokoh Ulama Desa Cipanas, KH Yahya disela-sela acara tersebut.‎

 Pada intinya, kata Yahya  budaya Ngatir ini memiliki makna jika  satu kampung dengan kampung lainnya dapat saling memberi dan mencicipi makanan akan terjalin hubungan silaturahmi dan persaudaraan yang erat antar warga.

”  maka budaya ini akan kami jaga sebagai warisan budaya berbalut Religi secara turun temurun”, katanya.

Sementara Saepudin (55) salah seorang warga Cipanas mengaku sangat antusias mengikuti budaya ngatir ini.

 ” ini budaya unik, dan saya bersama anak sangat senang mengikuti acara ini, disamping ketemu sama saudara dan teman-teman” Katanya. (Riz)