Peras Wanita Cantik Asal Palembang, Sopir Online di Ciduk Polisi

Peras Wanita Cantik Asal Palembang, Sopir Online di Ciduk Polisi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Peras Wanita Cantik Asal Palembang, Sopir Online di Ciduk Polisi, Berita408

Peras Wanita Cantik Asal Palembang, Sopir Online di Ciduk Polisi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Peras Wanita Cantik Asal Palembang, Sopir Online di Ciduk Polisi, 408, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Peras Wanita Cantik Asal Palembang, Sopir Online di Ciduk Polisi

Ilustrasi/NET
Ilustrasi/NET

TRUSTKOTA TANGERANG – Tersangka berinisial SW (24), seorang sopir angkutan online diringkus aparat kepolisian sektor (Polsek) Kelapa Dua setelah melakukan pemerasan terhadap wanita cantik asal Palembang, Sumatera Selatan.

Tersangka diringkus polisi lantaran memeras penumpangnya yang telah ditipu dengan modus bisa memuluskan korban menjadi model sebuah majalah hot.

Korban berinisial AM yang memiliki paras cantik merupakan korban sang oknum sopir online itu bermula saat korban memesan angkutan online.

Melihat paras pelaku yang cantik. Sopirpun melancarkan aksinya dengan modus bisa mengorbitkan korban menjadi seorang model majalah.
“Jadi, usai mengantar korban, pelaku dan korban lanjut saling berkomunikasi melalui aplikasi pesan. Pada saat itu, pelaku menawarkan korban sebagai seorang model,” ujar Kapolsek Kelapa Dua, Kompol Endang Sukmawijaya, Jumat (25/8/2017).

Pada saat itu, korban yang tergiur akan ajakan pelaku menjadi model menyanggupi segala permintaan pelaku.

“Saat itu, pelaku meminta data korban untuk model majalah kemudian, pelaku meminta korban berfoto bugil dengan hanya memakai pakaian dalam bagian bawah saja. Kemudian, semua dikirimkan melalui email,” ungkapnya.

Bukannya, menjadi model terkenal, korban malah diancam pelaku dengan ancaman apabila tak memberikan uang tunai sejumlah Rp10 juta foto bugil korban akan disebar ke dunia maya.

“Saat diancam demikian, korban sudah melapor ke pihak kepolisian atas kasus pemerasan. Selanjutnya, kami minta korban hanya sanggup memberika Rp1 juta, kemudian si pelaku setuju dan kami minta korban dan pelaku bertemu disuatu tempat,” terang Endang.

Alhasil, usai menerima uang, pelaku langsung disergap aparat kepolisian dan diringkus ke Mapolsek.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 368 KUHP dan hukuman diatas 5 tahun penjara. (ayi/red)