Peras Pegawai Dinkes, Mertua Limbad Di Tangkap Polisi

Peras Pegawai Dinkes, Mertua Limbad Di Tangkap Polisi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Peras Pegawai Dinkes, Mertua Limbad Di Tangkap Polisi, Berita856

Peras Pegawai Dinkes, Mertua Limbad Di Tangkap Polisi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Peras Pegawai Dinkes, Mertua Limbad Di Tangkap Polisi, 856, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Peras Pegawai Dinkes, Mertua Limbad Di Tangkap Polisi

Dua oknum wartawan tabloid mingguan pelaku pemerasan seorang PNS Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang.
Dua oknum wartawan tabloid mingguan pelaku pemerasan seorang PNS Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang.

TRUSTKOTACOM – Dua oknum wartawan tabloid mingguan, Mul (40) dan BYS (45) yang merupakan Mertua dari Pesulap Limbad diringkus petugas Polres Kota Tangerang. Kedua oknum wartawan dari tabloid yang berbeda itu ditangkap polisi lantaran melakukan pemerasan terhadap Arif Ruhiyat (31), seorang PNS Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang.

Kapolres Kota Tangerang Bambang Priyo Andogo mengatakan, penangkapan kedua oknum wartawan itu berawal dari laporan Arif Ruhiyat (31) yang mengaku diperas oleh kedua pelaku sebesar Rp 5 juta, dengan ancaman bila permintaanya ditolak maka kabar pernikahaan sirih Arif dengan seorang janda bakal mencuat ke media. Kedua tersangka ditangkap sekitar pukul 21.15 WIB, Jumat (08/02/2013) malam saat hendak menemui Arif di halaman kantor Kecamatan Sepatan untuk menyerahkan amplop uang yang diminta pelaku.

“Kedua tersangka memperlihatkan konsep berita tentang hubungan asmara korban dengan seorang wanita janda beranak dua. Kemudian pelaku meminta uang sebesar Rp 5 juta kepada korban, agar berita tersebut tidak dimuat di media. Tak hanya itu, kedua oknum wartawan tersebut juga kerap meneror korban melalui telepon dan mengirim pesan singkat,” ungkap Bambang, Senin (11/02/2013).

Dari kedua tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa uang sebesar Rp 1,5 juta, dua buah kartu Pers Lentera Banten dan Warta Jabar dan beberapa lembar konsep berita tentang korban, berjudul ‘Ulah bejad oknum Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang hamili janda muda tetangganya’.

Atas perbuatanya, keduanya dijerat pasal 368 KUHP, 369 KUHP dan 335 KUHP tentang pemerasann dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. (cun)