Perampok Gasak Harta Juragan Sembako Senilai Rp 610 Juta

Perampok Gasak Harta Juragan Sembako Senilai Rp 610 Juta, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Perampok Gasak Harta Juragan Sembako Senilai Rp 610 Juta, Berita457

Perampok Gasak Harta Juragan Sembako Senilai Rp 610 Juta, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Perampok Gasak Harta Juragan Sembako Senilai Rp 610 Juta, 457, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Perampok Gasak Harta Juragan Sembako Senilai Rp 610 Juta

Ilustrasi
Ilustrasi

TRUSTKOTACOM – Aksi kawanan perampok di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali muncul. Kali ini, kawanan perampok menyatroni rumah milik  Sin Giok (50), di Jalan Haji Boom RT 01/01, Kelurahan Pondok Pucung, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel) pada Minggu (19/05). Dalam aksinya, dua kawanan perampok itu, mengasak  uang tunai Rp 510 juta dan sejumlah perhiasan senilai Rp100 juta milik Sin Giok.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh trustkota.com, aksi perampokan terjadi sekitar pukul  02.15 WIB. Tak seperti aksi kebanyakan, aksi perampok ini bak tamu, masuk ke dalam rumah korban melalui pintu depan rumah. “Saya kira tukang sayur langganan saya yang mengetuk pintu. Begitu saya buka pintu saya langsung ditodong dengan senjata api,” aku korban kepada petugas.

Pelaku kemudian mendorong korban masuk ke dalam rumah. Untuk memudahkan aksinya, pelaku mengingat korban dan menyumpal mulutnya. “Saya tidak kenal keduanya. Keduanya menggunakan cadar,” aku Sin Giok lagi.

Setelah melumpuhkan korbannya, para pelaku mengasak uang tunai serta perhiasaan yang ada di dalam kamar korban. Dengan membawa hasil rampokannya, kedua pelaku kemudian kabur meninggalkan korban.

Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren IPTU Sita M Sigala membenarkan peristiwa tersebut telah dilaporkan pelaku ke Polsek Pondok Aren. “Memang kalau menurut laporannya seperti itu, kasusnya tengah kita selidiki. Mengenai pelaku menggunakan senjata api kebenarannya juga masih kita selidiki,” katanya. (tmn)