Penyebab Kosongnya Saldo 23 KPM BPNT di Lebak

Penyebab Kosongnya Saldo 23 KPM BPNT di Lebak, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Penyebab Kosongnya Saldo 23 KPM BPNT di Lebak, Berita251

Sejumlah KPM tengah mengambil sembako dengan menggunakan KKS di agen atau e-warung di Rangkasbitung beberapa pekan lalu. (Foto dokumen).
Sejumlah KPM tengah mengambil sembako dengan menggunakan KKS di agen atau e-warung di Rangkasbitung beberapa pekan lalu. (Foto dokumen).

TRUSTKOTA LEBAK – Kosongnya Saldo Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang dimiliki, sedikitnya 23 Keluarga Penerima Manfaat atau KPM Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Warunggunung diklaim terindikaski double data (data ganda). Sebab, satu KPM terdeteksi memiliki dua KKS. Kemudian, adanya perbedaan nomor kartu dengan identitasnya.

“Saldo kosong di KKS KPM program BPNT atau sembako dikarenakan adanya beberapa indikasi yang mengakibatkan terkendalanya proses penyaluran saldo,” kata Koordinator Tenaga Kerja Sosial (Korteks) Kabupaten Lebak, Imam Nurhakim melalui pesan singkat whatsappnya beberapa hari lalu di Rangkasbitung.

Imam menjelaskan, berikut indikasi gagalnya penarikan saldo KKS, diantaranya mulai dariĀ  nomor kartunya beda dengan nomor kartu yang di pegang KPM dan ditemukannya data ganda keluaraga atau dalam satu keluarga lebih dari satu orang yang menerima KKS. Kemudian, ganda identik, seperti satu KPM tetapai memiliki dua KKS. Bahkan, KPM tersebut ada yang sudah keluar dari
Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Padahal kita sudah berikan informasi dan formulir sesuai kendala dan indikasinya. Bagi yang sudah di laporakan tinggal menunggu dan jika berhasil atau tidaknya sudah bukan ranah kami. Tapi, yang memprosesnya pemerintah pusat,” terangnya.

Menurutnya, setiap adanya kendala. Justru pihaknya mengaku langsung merespon dan menindaklanjutinya.

Lima Bulan Saldo 23 KKS BPNT Kosong

Terhitung sebanyak 23 Keluarga Penerima Manfaat atau KPM Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Warunggunung mengaku kecewa, setelah menunggu selama lima bulan saldo Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang dimilikinya kosong dan mengakibatkan gagalnya penarikan sembako.

“Sudah lima bulan kami mengalami gagal tarik sembako BPNT melalui KKS di agen atau e warung terdekat. Kegagalan tersebut dikarenakan saldonya kosong,” kata Sarni salah seorang KPM BPNT saat ditemui di Kampung Jalupang, Desa Padasuka, Kecamatan Warunggunung, Selasa (18/8/2020).

Menurutnya, proses penyaluran BPNT melalui KKS diperkirakan dapat mempermudah dan mempercepat pengambilan sembako. Namun, kenyataannya tidak sesuai dan justruĀ  hanya memberikan angan-angan.

“Kecewa sudah jelas, mengingat setiap datang ke agen kami terlebih dahulu harus mempersiapkan biaya operasional untuk membayar jasa transportasi, seperti ojek. Tapi, hasilnya tidak ada,” ujarnya.

Dia berharap, semoga dalam waktu dekat saldo KKS yang dimilikinya segera terisi.

Di tempat berbeda Kepala Desa Padasuka, Irawati mengaku jika pihaknya akan segera mendorong kepada Dinas Sosial Kabupaten Lebak untuk mempercepat proses pencairannya.

“Mak Sarni layak menerima bantuan tersebut,” singkatnya.

Sementara, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Warunggunung, Indri Apriyani mengaku sudah beberapa kali mengajukan ke Dinas Sosial Kabupaten Lebak agar proses pencairannya dipercepat.

“Bukan hanya Mak Sarni yang saldonya kosong. Tapi, ada puluhan KPM yang tersebar di Kecamatan Warunggunung mengalami gagal tarik selama lima bulan,” ungkapnya.

Dia berharap, semoga pemerintah cepat merespon KPM yang hingga saat ini KKSnya tidak bisa digunakan akibat saldonya kosong. (bin).