Penumpang Lion Air Mengamuk dan Nangis-Nangis di Bandara Soekarno-Hatta

Penumpang Lion Air Mengamuk dan Nangis-Nangis di Bandara Soekarno-Hatta, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Penumpang Lion Air Mengamuk dan Nangis-Nangis di Bandara Soekarno-Hatta, Berita781

Penumpang Lion Air Mengamuk dan Nangis-Nangis di Bandara Soekarno-Hatta, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Penumpang Lion Air Mengamuk dan Nangis-Nangis di Bandara Soekarno-Hatta, 781, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Penumpang Lion Air Mengamuk dan Nangis-Nangis di Bandara Soekarno-Hatta

Ilustrasi/NET
Ilustrasi/NET

TRUSTKOTA BANDARA- Sejumlah penumpang maskapai Lion Air JT 34 rute Jakarta-Bima, NTB mengamuk di depan ruang customer service Lion Air pada Kamis (24/11/2016).

Peristiwa menegangkan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Terminal 1 ini membuat suasana bandara mencekam.

Aparat dari TNI/Polri terlihat di lokasi mengamankan amukan penumpang yang memukul meja dan kaca di lokasi tersebut. Bahkan diantara penumpang ada pula yang menangis histeris.

Informasi yang didapat trustkota.com, kejadian di lokasi tersebut karena penumpang kecewa lantaran pihak maskapai mengklaim penumpang terlambat chek in dan membatalkan penerbangan.

Salah seorang penumpang Maskapai Lion Air JT 34 Perdana mengaku kesal dengan ulah petugas maskapai yang mencegah dirinya chek in.

“Padahal jadwal keberangkatan pukul 04.30 WIB, tapi saat saya mau chek in pukul 04.00 WIB malah sudah tutup,” ketus warga Cengkareng, Jakarta Barat ini kepada wartawan.

Sementara, Risna warga yang hendak menghadiri pernikahan adiknya tertunduk lesu dan menangis. Lantaran tidak bisa berangkat ke Bima. Ia takut orang tuanya marah jika tidak menghadiri pernikahan adiknya pada Jum’at (25/11/2016) besok.

“Mana acaranya besok, dan saya juga sudah izin dari tempat kerja. Jelas saya kecewa,” katanya.

Sementara PR Lion Air Andy Saladin mengatakan, pihaknya melakukan close chek in 30 menit sebelum keberangkatan. Ia berharap penumpang bisa datang 1 jam sebelum keberangkatan.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyaman, tapi penumpang kami berikan kebijakan untuk berangkat pada penerbangan berikutnya,” tukasnya. (dka/joe)