Koperasi Harus Memiliki Terobosan

Koperasi Harus Memiliki Terobosan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Koperasi Harus Memiliki Terobosan, Berita110

Koperasi Harus Memiliki Terobosan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Koperasi Harus Memiliki Terobosan, 110, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Koperasi Harus Memiliki Terobosan

kerajinan yang dijajakan pengusaha
kerajinan yang dijajakan pengusaha

TRUSTKOTCOM – Citra perkoperasian belakangan ini makin mendapat hati di tengah-tengah masyarakat. Bukan hanya masyarakat, komitmen dan peran pemerintah pun makin tinggi.

Terbukti, tercetusnya UU baru yang memberikan ruang lebih bagus lagi. Kondusifnya perkoperasian sekarang ini harus dimanfaatkan oleh gerakan koperasi.

Dengan sentuhan pengelolaan koperasi yang berorientasi kreatif dan inovatif. Peran pemerintah justru menggiring gerakan agar mampu membuat program inovatif.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan, Nurdin Marzuki terus berusaha memberikan rangsangan agar pengelola koperasi memiliki ide kreatif. Ide diimplementasikan dengan membuat program inovatif.

Bukan hanya menciptakan dan membuat kerajinan harus kreatif dan inovatif, tapi mengelola koperasi juga harus kreatif dan inovatif. Jika kondisi ini dilakukan pengelola koperasi maka yakin koperasi akan berkembang pesat,” katanya.

Nurdin Marzuki selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin membantu memberikan kritik dan saran guna membangun koperasi. Apalagi sekarang ini Tangsel sudah berpredikat sebagai kota koperasi, sudah saatnya koperasi muncul dan mampu bersaing dengan unit usaha sejenis lainnya. Paling tidak, koperasi mampu mensejahterakan anggota. Bukan memberatkan anggota.

Kami sadar membangun koperasi tidak mudah. Apalagi sejak lama anggota koperasi tidak diarahkan dan diberikan pemahaman tentang perkoperasian sehingga umumnya anggota tidak mau aktif membangun koperasinya,” ungkapnya.

Maka itu, kata Nurdin, tugas utama adalah memberikan pengertian kepada anggota/gerakan koperasi umumnya. Jika sudah mampu memahami, maka tidak perlu lagi kerja keras mengajak membangun koperasi. “Mereka sudah sadar dan akhirnya tujuan membangun koperasi yang bagus terwujud,” pungkasnya.(Shn)