Pengelola Koperasi Diminta Lakukan Audit

Pengelola Koperasi Diminta Lakukan Audit, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pengelola Koperasi Diminta Lakukan Audit, Berita974

Pengelola Koperasi Diminta Lakukan Audit, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pengelola Koperasi Diminta Lakukan Audit, 974, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pengelola Koperasi Diminta Lakukan Audit

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan, Nurdin Marzuki
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan, Nurdin Marzuki

TRUSTKOTACOM – Rapat anggota tahunan (RAT) dan audit bagi koperasi merupakan hal penting. Sebelum mempertanggungjawabkan kinerja pengelolaan dalam RAT, pengelola koperasi mestinya menggelar audit terlebih dahulu. Sabtu (09/02/2013)

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan, Nurdin Marzuki, baru-baru ini menegaskan, audit koperasi mesti di lakukan sebelum RAT. “Audit menjadi sangat penting bagi pengelola. Audit membantu menemukan dan mencari jalan keluar permasalahan,” tegasnya.

Dia mencontohkan, dalam laporan pengelola koperasi tidak menemukan permasalah. Namun setelah di audit, ternyata ada masalah. Hal itu justru membantu pengelola meluruskan laporannya dalam RAT.

“Sudah menjadi kebiasaan, koperasi menyelenggarakan RAT setelah menggelar audit. Ini untuk menghilangkan perasaan was-was di kalangan pengurus,” katanya.

Biasanya, kata Nurdin, koperasi yang sudah biasa menggelar audit menjadi ketagihan.Setelah tutup tahun, pengelola koperasi langsung menghubungi tim auditor untuk melakukan audit. Ini dilakukan karena selanjutnya koperasi bersangkutan akan melaksanakan RAT. “Makin cepat RAT, pengelolaan koperasi berjalan lancar,” katanya.

Namun, lanjut Nurdin, cukup banyak koperasi yang belum mau atau mampu mengaudit kinerja koperasi. Alasan sementara, lantaran biaya dan ternyata banyak juga karena alasan rasa takut kesalahannya terbongkar tim auditor. “Sebenarnya audit justru membantu pengelola koperasi untuk memperbaiki kekeliruan yang ditemukan,” pungkasnya. (Shn)