Pengamat Nilai Mutasi Pejabat Demi Pilgub 2017

Pengamat Nilai Mutasi Pejabat Demi Pilgub 2017, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pengamat Nilai Mutasi Pejabat Demi Pilgub 2017, Berita804

Pengamat Nilai Mutasi Pejabat Demi Pilgub 2017, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pengamat Nilai Mutasi Pejabat Demi Pilgub 2017, 804, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pengamat Nilai Mutasi Pejabat Demi Pilgub 2017

Rano Karno saat menghadiri haul Raden Aria Wangsakara di Kabupaten Tangerang  24 Mei 2015 yang lalu
Rano Karno saat menghadiri haul Raden Aria Wangsakara di Kabupaten Tangerang 24 Mei 2015 yang lalu

SERANG TRUSKOTA- Mutasi besar-besaran pejabat di Pemprov Banten bakal berlangsung. Hal tersebut muncul ke permukaan pasca Rano Karno difinitif menjadi Gubernur Banten.

Pengamat Politik Untirta Ikhsan Ahmad mengatakan, kehendak Gubernur Banten Rano Karno untuk melakukan mutasi erat kaitannya dengan kepentingan politik menuju Pilgub Banten 2017.

“Informasi yang kami serap, Rano akan mulai memasang orang-orangnya untuk duduk di posisi strategis. Kelak sepanjang tahun 2016 nanti akan menjadi pasukan yang efektif untuk memenangkannya pada kontestasi Pilgub Banten, Februari 2017 mendatang,” ujar Ikhsan Ahmad, Selasa (4/8/2015).

Menurut Ikhsan, jika langkah Rano Karno untuk merombak besar-besaran pejabat. Maka akan menjadi sia-sia reformasi birokrasi yang selama ini digelorakan Pemprov Banten. “Toh pada akhirnya pendekatan kekuasaan yang akan menentukan posisi pejabat itu. Tentu, ini nanti erat kaitannya dengan postur dan alokasi APBD Banten 2016,” imbuhnya.

Ikhsan berpendapat, mutasi pejabat bukanlah solusi untuk menjamin adanya percepatan penyerapan anggaran dan meningkatkan etos kerja para PNS. Justru, ia melihat rencana mutasi hanya sebatas ritual.

“Setelah ada penguasa baru, langsung dilakukan mutasi. Awal tahun lalu, setelah Kurdi Matin jadi Sekda, juga dilakukan mutasi,” tandasnya.

Lanjut Ikhsan, mutasi bukan pilihan yang tepat. Karena mutasi justru akan menciptakan ketidakpastian. Terlebih, mutasi baru saja dilakukan Februari 2015 lalu. (Joe)