Penertiban Galian C, Pengusaha Merasa Diuntungkan

Penertiban Galian C, Pengusaha Merasa Diuntungkan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Penertiban Galian C, Pengusaha Merasa Diuntungkan, Berita129

Penertiban Galian C, Pengusaha Merasa Diuntungkan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Penertiban Galian C, Pengusaha Merasa Diuntungkan, 129, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Penertiban Galian C, Pengusaha Merasa Diuntungkan

Sudir Pemilik Galian C dari CV Inten Jaya Pasir
Sudir Pemilik Galian C dari CV Inten Jaya Pasir

LEBAK,TRUSTKOTA-  Terkait penertiban dan pemberian teguran yang dilakukan Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak, Rabu (29/07/2015) di Kecamatan Cimarga, sejumlah pengusaha di Kecamatan tersebut mengaku merasa diuntungkan. Hal itu diungkapkan Sudir salah satu pemilik galian Cv. Inten Jaya Pasir di kecamatan Cimarga.

Sudir mengatakan, pihaknya merasa diuntungkan dengan adanya aturan UU No 32 tahun 2009 tentang pengelolaan lingkungan hidup yang dihimbaukan oleh Dinas Perhubungan.

“Saya sebagai pengusaha merasa diuntungkan karena kami sebagai pengusaha juga memiliki penilaian tertentu dengan adanya aturan yang berlaku,”kata Sudir di Cimarga, Kamis (30/07/2015). Baca Juga > Dishub Lebak Amankan 5 Truk Pengangkut Pasir Basah

Menurut Sudir, kebanyakan konsumen ketika membeli itu meminta takaran yang lebih dari yang sudah ditentukan.

“Konsumen ketika membeli pasir , misalnya 4 kubik , konsumen itu jika dihitung-hitung mendapatkan 8 kubik, karena setiap kali selesai menaikan pasir keatas truk, sopir itu selalu meminta tambah,” Paparnya.

Untuk itu, Kata Sudir, dengan adanya himbauan dari pemerintah daerah mengenai pemberhentian penjualan pasir basah dan mengurangi tonase yang overload, pihaknya merasa diuntungkan.

“Dengan adanya ketentuan tersebut saya merasa diuntungkan, selain kami yang diuntungkan kontruksi jalan juga bisa sedikit teratasi, pandangan masyarakat yang negatif mengenai galian c bisa diperbaiki karena adanya peraturan seperti ini,”pungkasnya.

Hal senada dikatakan Roni (31) sopir truk pengangkut pasi, pihaknya mengatakan akan mengikuti peraturan yang ada.

“Saya akan ikuti asalkan bersifat keseluruhan, artinya semua sopir harus mengangkut pasir sesuai dengan aturan yang berlaku,”katanya. (Riz)