Penerbangan di Tunda, Puluhan Penumpang Gerudug Loket Sriwijaya Air Bandara Soeta

Penerbangan di Tunda, Puluhan Penumpang Gerudug Loket Sriwijaya Air Bandara Soeta, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Penerbangan di Tunda, Puluhan Penumpang Gerudug Loket Sriwijaya Air Bandara Soeta, Berita683

Penerbangan di Tunda, Puluhan Penumpang Gerudug Loket Sriwijaya Air Bandara Soeta, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Penerbangan di Tunda, Puluhan Penumpang Gerudug Loket Sriwijaya Air Bandara Soeta, 683, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Penerbangan di Tunda, Puluhan Penumpang Gerudug Loket Sriwijaya Air Bandara Soeta

Puluhan penumpang Sriwijaya Air, saat menggeruduk kantor tiket di terminal 1B bandara soeta, Tangerang.
Puluhan penumpang Sriwijaya Air, saat menggeruduk kantor tiket di terminal 1B bandara soeta, Tangerang.

TRUSTKOTACOM – Puluhan penumpang tujuan penerbangan Jakarta-Bengkulu dengan pesawat penerbangan Sriwijaya Air, Kamis (13/06/2013) menggeruduk kantor tiket maskapai di Terminal IB, Bandara Soekarno-Hatta (Soeta), Kota Tangerang. Pasalnya, jadwal penerbangan yang harusnya terbang pada pukul 12.15 WIB, ditunda.

Bahkan, seorang Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandar Lampung, Septrio Frizo, yang ikut dalam rombongan tersebut sempat menggebrak meja, karena merasa tidak dilayani dengan baik oleh pihak management Sriwijaya Air.

“Hal ini sudah sangat sering terjadi. Yang bikin kami kecewa adalah ketidakpekaan pihak management, karena dalam 3 kali dellayed, tidak pernah ada pemberitahuan. Jadwal keberangkatan pukul 12.15 WIB, Parahnya lagi, sampai saat ini kami belum mendapatkan konvensasi apapun, padahal jelas sekali dalam aturan yang di tempel di dalam, bahwa setiap keterlambatan 1 jam dan seterusnya, management wajib memberikan makanan dan kalau tidak salah kalau sudah melebihi 3 jam kami mendapat ganti rugi,” kata Septrio.

Menurutnya, sikapnya ini bukan hanya karena dirinya adalah orang yang memiliki jabatan atau membawa lembaga apapun, melainkan permasalahan pelayanan umum yang harus segera dibenahi pihak Sriwijaya Air, agar tidak ada lagi masyarakat yang dirugikan.

“Dalam masalah ini, sebenarnya saya tidak ingin membawa-bawa siapa saya. Namun karena ini menyangkut pelayanan publik, saya berharap pemerintah melalui kementerian terkait segera mengkaji ulang, perizinan Sriwijaya Air, karena telah banyak melanggar peraturan-peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Hal sama dikatakan, Samsu, penumpang yang mengaku telah menunggu dari pukul 10.00 WIB. Namun, hingga pukul 17.00 WIB, belum nampak ada penjelasan dari pihak Sriwijaya.

“Selain tidak ada penjelasan, kita juga enggak dikasih makan atau biaya ganti rugi. Padahal, berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 77 Tahun 2011, maskapai penerbangan yang delay lebih dari 4 jam wajib memberikan ganti rugi Rp300 ribu bagi tiap penumpang,” ucapnya kesal.

Sementara, Suharto (47), seorang penumpang lainnya mengatakan, dirinya merasa amat dirugikan dalam hal tersebut, lantaran, dirinya menganggap Sriwijaya Air hanya mengedepankan peraturan sepihak tanpa di imbangi dengan pelayanan yang terbaik.

“Saya dua kali membeli tiket, tiket pertama saya hangus karena terlambat sekitar 10 menitan. Tapi aneh kenapa pas pesawat Sriwijaya Air yang terlabat sampai 3 jam lebih ini tidak ada respek apapun. Intinya kami ingin, dalam hal ini Sriwijaya Air mengajukan permintaan maaf di depan media massa, baik itu cetak, elektonik, tv dll. Agar hal demikian tidak terulang lagi,” pungkasnya.

Hingga berita ini dilansir, beberapa perwakilan puluhan penumpang tersebut tengah melakukan mediasi dengan pihak management Sriwijaya Air, sementara penumpang lainnya masih bertahan di depan kantor Loket tiket, terminal 1B, Bandara Soekarno Hatta. (ges)

HipnoGasm 250 x 250

Berita Terkait