Pendemo Minta Direktur BJB Rangkasbitung Harus Dicopot

Pendemo Minta Direktur BJB Rangkasbitung Harus Dicopot, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pendemo Minta Direktur BJB Rangkasbitung Harus Dicopot, Berita803

Pendemo Minta Direktur BJB Rangkasbitung Harus Dicopot, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pendemo Minta Direktur BJB Rangkasbitung Harus Dicopot, 803, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pendemo Minta Direktur BJB Rangkasbitung Harus Dicopot

Mahasiswa demo didepan gedung BJB Cabang Rangkasbitung
Mahasiswa demo didepan gedung BJB Cabang Rangkasbitung

TRUSTKOTA LEBAK -Direktur BJB Cabang Rangkasbitung harus dipecat. Selain itu, pihak BJB juga harus segera mengembalikan saldo dana dan meminta maaf kepada siswa miskin. Demikian tuntutan  Elemen Masyarakat Bersatu Untuk Banten (Embun) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Lebak, saat melakukan aksi demo di halaman kantor bank tersebut, Kamis (19/06/2014).

“Kami juga minta pihak aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan , karena dengan kebijakannya dana BSM tidak diterima utuh oleh penerimanya. Karena sipenerima BSM diwajibkan menyisakan saldo sebesar Rp 25.000,- direkening masing-masing. Jelas ini melanggar juklak dan juknis pencairan dana BSM ,” Ujar Korlap aksi dari Embun,  Amirudin dalam orasinya.

Pihaknya , kata Amirudin bersama-sama HMI mengkaji bahwa sesungguhnya dan BSM tidak boleh ada pemotongan dengan dalih apapun, karena dana tersebut bantuan sekolah untuk membantu kebutuhan operasional sekolah bagi siswa miskin.

Selain itu, sambung Amirudin, pihaknya juga mengkaji bahwa pihak BJB telah mengendapkan  dana tersebut, dengan dalih untuk saldo rekening. “Itu sih alasan klasik ,” katanya.

Mereka menuntut pihak BJB setempat bertanggungjawab dan meminta maaf kepada siswa miskin serta mengembalikan saldo dana BSM sebesar Rp 2,7 miliar kepada yang berhak. Jika tuntutannya tidak dipenuhi, para  pendemo berjanji akan kembali melakukan aksi demo dengan massa yang lebih banyak lagi. (Yat)