Pemkot Tangsel Kerjasama Dengan Lembaga Korea

Pemkot Tangsel Kerjasama Dengan Lembaga Korea, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pemkot Tangsel Kerjasama Dengan Lembaga Korea, Berita584

Pemkot Tangsel Kerjasama Dengan Lembaga Korea, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pemkot Tangsel Kerjasama Dengan Lembaga Korea, 584, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pemkot Tangsel Kerjasama Dengan Lembaga Korea

Airin-Racmi-Diany

TANGSEL TRUSTKOTA – Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) menjalin kerjasama dengan World Technopolis Assosiation (WTA), lembaga internasional non pemerintah berbasis di Daejeon, Korea Selatan. Kerjasama ini untuk memajukan sistem teknologi di Kota Tangsel.

Pada Jumat (11/7/2014) lalu, perwakilan dari WTA, Deputy Secretary General Cho, Han-Sic, langsung menemui Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany. Kedatangan Cho, untuk berbincang langsung mengenai kemajuan technopark yang ada di Tangsel, yakni Puspiptek.

Cho mengatakan, nantinya WTA akan konsentrasi pada pembentukan kerjasama antara pemerintah setempat, swasta dan technopark, dalam hal ini Puspiptek. “Kami bahas mengenai kerjasama yang akan dijalin,” katanya.

Sementara Airin mengatakan, Pemkot Tangsel dan Puspiptek sudah menjalin kerjasama. Salah satunya, pemanfaatan teknologi nuklir untuk menambah kualitas padi, sehingga menghasilkan beras kualitas tinggi.

“Letak Puspitek sebagai Technopark di Tangsel, juga dimanfaatkan warga kota terutama untuk anak sekolah, digunakan untuk studi tour. Sehingga, mereka bisa melihat langsung kegiatan di Puspitek, namun tetap dengan pendampingan tenaga ahli yang bekerja di sana,” katanya.

Kepala Puspiptek Sri Setiawati mengatakan Puspiptek dan Pemkot Tangsel sudah menjalin kerjasama sejak 2008. Malah, pada tahun lalu perwakilan Pemkot yang diwakili Bappeda mendapat pelatihan langsung dari WTA di Korea Selatan.

“Kedepannya, karena Tangsel ini masuk sebagai anggota WTA bersama dengan 50 negara lain, segala bentuk keperluan Tangsel bisa dijaringkan ke anggota lainnya di seluruh dunia,” tuturnya. (Dri)