Pemkot Didesak Bangun Gedung Senam

Pemkot Didesak Bangun Gedung Senam, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pemkot Didesak Bangun Gedung Senam, Berita584

Pemkot Didesak Bangun Gedung Senam, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pemkot Didesak Bangun Gedung Senam, 584, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pemkot Didesak Bangun Gedung Senam

Pengurus PERSANI Tangsel
Pengurus PERSANI Tangsel

TRUSTKOTACOM – Pengcab Persani Kota Tangsel mendesak Pemerintah Kota Tangerang Selatan segera membangun Gedung Senam multiguna dan bertarap internasional. Hal ini untuk mendukung dan menjamin prestasi para atlet senam di daerah otonom baru ini.

Desakan tersebut disampaikan Ketua Pengcab Persani Kota Tangsel Abdul Qodir kepada wartawan usai menggelar Rapat Kerja (Raker) I Persani Kota Tangsel, Minggu (25/11), di Aula SMPN 4 Tangsel, Pamulang, Kota Tangsel. Kegiatan ini dihadiri Ketua Harian Pengprov Persani Banten Samsuri S.Og, Wakil Sekretaris III KONI Kota Tangsel Fachruddin Zuhri, dan para pengelola sanggar senam (aerobik) yang ada di Tangsel.

Menurut Qodir, animo para generasi muda Tangsel menggeluti cabang olahraga senam terus meningkat. Hal itu tidak lepas dari keseriusan yang dilakukan Pengcab Persani dan KONI Kota Tangsel dalam melakukan pembinaan serta pemasalan.

“Untuk program kerja Pengcab Persani Tangsel saat ini adalah pengadaan hall atau tempat berlatih. Kami sudah berkoordinasi dengan beberapa pihak seperti KONI dan Dispora mengenai penyediaan lahan untuk pembangunan gedung tempat latihan itu,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris III KONI Kota Tangsel, Fachruddin Zuhri mengatakan, pembinaan olahraga prestasi, semisal senam, harus dilakukan secara berkesinambungan sejak usia dini. Senam diharapkan menjadi salah satu olahraga yang mengangkat marwah Tangsel pada level kejuaraan nasional.

Fachruddin memahami bahwa pembinaan atlet senam (dari awal hingga melahirkan atlet berprestasi) butuh waktu panjang, setidaknya 5-10 tahun. Tapi bukan berati panjangnya masa pembinaan akan membuat KONI menutup mata.

“Pada prinsipnya KONI sangat mendukung. Apalagi KONI lebih fokus pada pembinaan olahraga prestasi, salah satunya senam,” katanya.

“Karena itu pembinaan harus dilakukan oleh Persani sejak dini. Pesenam artistik  harus dilatih sejak kecil, bukan saat otot dan tulang-tulang sudah keras seperti saya,” aku Fachruddin, disambut tawa peserta Raker. Kehadiran persani, terangnya lagi, justru sangat positif dalam kaitannya dengan pencapaian target prestasi olahraga Tangsel di level nasional.(Shn)