Pemkab Tangerang Jamin Biaya Kesehatan Warga Tak Mampu

Pemkab Tangerang Jamin Biaya Kesehatan Warga Tak Mampu, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pemkab Tangerang Jamin Biaya Kesehatan Warga Tak Mampu, Berita769

Pemkab Tangerang Jamin Biaya Kesehatan Warga Tak Mampu, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pemkab Tangerang Jamin Biaya Kesehatan Warga Tak Mampu, 769, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pemkab Tangerang Jamin Biaya Kesehatan Warga Tak Mampu

Bupaati Tangerang  Ahmed Zaki Iskandar
Bupaati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar

TRUSTKOTACOM – Janji Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar dalam memprioritaskan kesehatan bagi masyarakat Kota Tangerang, bukan isapan jempol. Orang nomor satu di Kabupaten Tangerang ini, mengcover biaya kesehatan Masyarakat Miskin (Maskin) atau tidak mampu, di Kabupaten Tangerang, melalui program-program kesehatanya.

Warga tak mampu yang memiliki Kartu Sehat, dapat berobat gratis. Bagi warga tidak mampu yang tidak memiliki Kartu Sehatpun dapat mendapatkan pelayanan kesehatan gratis dengan program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) dan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

Menurut Direktur Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang dr. Hj. Desiriana Dinardianti, MARS,  warga tidak mampu di Kabupaten Tangerang, tak perlu resah akan biaya kesehatannya. Bupati Tangerang, sudah menjamin biaya perobatan warga tidak mampu baik melalui Kartu Sehat, Jamkesda dan SKTM.

“Semua masyarakat yang menggunakan Kartu Sehat, Jamkesda maupun Maskin kita layani dengan semaksimal dan sebaik mungkin. Tidak ada perbedaan antara yang kaya dan yang miskin. Sebagai rumah sakit milik daerah, kita punya tangungjawab mensukseskan program-program pak bupati dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” katanya kepada trustkota.com, Senin (5/05/2014).

Menurutnya, dari Bulan Januari sampai Maret, RSUD Kabupaten Tangerang, menangani sebanyak 4.286 pasien yang menggunakan Kartu Sehat, Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) dan SKTM. Dari 4.286 pasien tersebut, 3.172 merupakan pasien rawat jalan dan 1.114 pasien rawat inap.

“Untuk Bulan Desember 2013 sebanyak 689 pasien rawat jalan dan 152 pasien rawat inap. Sementara pada Bulan April kita menangani pasien rawat jalan sebanyak 952 pasien dan pasien rawat inap sebanyak 340 pasien. Smua pasien ini, pasien dari Kartu Sehat, Jamkesda dan SKTM,” terang Desiriana.

Konsistensi Zaki terhadap kesehatan masyarakat Kabupaten Tangerang juga dilakukan melalui pembenahan pada sarana kesehatan seperti Puskesmas. Dimana, sejumlah puskesmas di Kabupaten Tangerang dirubah menjadi puskesmas rawat inap. Saat ini, sudah ada 7 puskesmas dirubah menjadi puskesma rawat inap diantaranya Puskesmas Mauk, Balaraja, Sepatan, Curug, Keronjo, Cisoka dan Kresek.

“Selain itu kita juga punya Puskesmas PONED. Puskesmas PONED adalah puskesmas yang memiliki fasilitas dan kemampuan memberikan pelayanan untuk menanggulangi kasus gawat darurat, obestetri Neonatal untuk persalinan. Ini merupakan komitmen Pemkab dalam mempercepat penurunan angka kematian ibu dan anak,” kata  Etta Darmayanti, Ketua UPT Pengelola Jaminan Kesehatan pada Dinas Kesehatan (Dinkes), Kabupaten Tangerang.

Menurutnya, Puskesmas PONED harus memenuhi standar yang meliputi standar administrasi dan manajemen, fasilitas bangunan atau ruangan, peralatan dan obat-obatan, tenaga kesehatan dan fasilitas penunjang lain.

“Puskesmas PONED, mampu memberikan pelayanan yang meliputi penanganan preeklampsi, eklampsi, perdarahan, sepsis, sepsis neonatorum, asfiksia, kejang, ikterus, hipoglikemia, hipotermi, tetanus neonatorum, trauma lahir, Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), sindroma gangguan pernapasan dan kelainan kongenital,” terangnya.

Sementara itu, pada Tahun 2014 ini,  Pemkab Tangerang juga mengalokasikan anggaran  untuk realokasi puskesmas menjadi puskesmas rawat inap. Tiga puskesmas yang akan menjadi puskesmas rawat inap diantaranya puskesmas Suradita, Kutabumi 2 dan Cikupa. (red)