Pemkab Lebak Wajib Berikan Insentif Berkelanjutan Untuk Kiai

Pemkab Lebak Wajib Berikan Insentif Berkelanjutan Untuk Kiai, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pemkab Lebak Wajib Berikan Insentif Berkelanjutan Untuk Kiai, Berita102

Pemkab Lebak Wajib Berikan Insentif Berkelanjutan Untuk Kiai, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pemkab Lebak Wajib Berikan Insentif Berkelanjutan Untuk Kiai, 102, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pemkab Lebak Wajib Berikan Insentif Berkelanjutan Untuk Kiai

TrustKota.com
TrustKota.com

LEBAK,TRUSTKOTA- Sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) No.5 tahun 2014, tentang penyelenggaraan Pondok Pesantren (Ponpes), Pemerintah Kabupaten Lebak wajib memberikan insentif berkelanjutan untuk kiai. Pasalnya, perda penyelenggaraan ponpes tersebut merupakan payung hukum bagi pemberian insentif kiai.

Dalam Hal ini DPRD Kabupaten Lebak akan terus mendorong Pemerintah Kabupaten Lebak untuk meningkatkan perhatian terhadap pondok pesantren (ponpes) dan para kiai.

“Kami di komisi III akan terus mendorong hal ini,apalagi sudah ada regulasi Perda Nomor 5 tahun 2014 tentang penyelenggaraan ponpes, yang bisa menjadi payung hukum bagi pemberian insentif kiai. Kalau tidak ada regulasinya,bantuan sosial secara berturut-turut itukan tidak boleh,”ujar Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Lebak Iip Makmur,Minggu (03/05/2015).

Lanjutnya,pemberian insentif tersebut di sesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

“Tentunya kita akan tetap fokus,tapi melihat lagi kemampuan keuangan daerahnya,”terang Iip.

Perhatian terhadap pospen, Jelas iip ,tidak hanya soal pemberian insentif Substansin Perda penyelenggaraan ponpes itu saja,tidak lain pengakuan keberadaan lembaga keagamaan oleh Pemkab Lebak.

“Perda akan menjadi legitimasi,ponpes benar-benar di akui oleh Pemerintah Daerah bukan hanya soal insentif,tapi juga soal kurikulum,akreditasi dan sebagainya,”ujar Iip.

Sementara Asda IVKabupaten Lebak Tajudin Yamin mengatakan,tahun ini Pemkab Lebak memberikan insentif kepada 1.995 ketua pospen di Kabupaten Lebak.

“Masing-masing ketua ponpes mendapatkan insentif Rp 600 ribu pertahun dan total anggarannya Rp 1,2 miliar lebih, Pemkab juga menganggarkan insentif untuk para guru mengaji Rp 1,8 miliar lebih.Dana itu akan di bagikan kepada 7.281 orang guru ngaji di 28 Kecamatan,setiap guru ngaji akan menerima insentif Rp 250 ribu pertahun,”jelas Tajudin.

Tajudin menagkui ,bentuk penghargaan Pemkab Lebak kepada para guru ngaji itu tidak besar. Namun,di harapkan  insentif itu bermanfaat.Sebenarnya pemberian insentif itutidak sebanding dengan pengabdian guru ngaji melalui pendidikan agama, para guru telah berkontribusi besar terhadap penempaan mental terhadap generasi muda.Mudah-mudahan tahun berikutnya terus meningkat,”harapnya.

Sementara itu, pimpinan podok pesantren Al-Mualimin Kampung Baturambang Kecamatan Cibadak Kiai Sarman, menyambut baik dan mengapresiasi perhatian Pemkab Lebak.

“kami mengucapkan terima kasih terhadap Pemda dan DPRD yang terus mendorong agar ada peningkatan setiap tahunnya,”ujarnya. (Riz)

HipnoGasm 250 x 250

Berita Terkait