Rumah di Jembatan Keong Akan Dipindah ke Kalanganyar

Rumah di Jembatan Keong Akan Dipindah ke Kalanganyar, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Rumah di Jembatan Keong Akan Dipindah ke Kalanganyar, Berita331

Rumah di Jembatan Keong Akan Dipindah ke Kalanganyar, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Rumah di Jembatan Keong Akan Dipindah ke Kalanganyar, 331, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Rumah di Jembatan Keong Akan Dipindah ke Kalanganyar

logokabupatenlebak

LEBAK TRUSTKOTA – Pemerintah Kabupaten Lebak, melalui  Dinas Tenaga Kerja dan Sosial  (Disnakertans), berencana merelokasi sembilan rumah yang lokasinya di bawah Jembatan Keong, Desa Aweh, Kecamatan Kalanganyar.

Rumah tersebut direlokasi, karena berada di bibir sungai Ciujung serta membahayakan penghuninya jika bencana banjir yang kerap terjadi akibat luapan dari Sungai Ciujung.

“Selain itu, rumah-rumah tersebut tidak layak huni,”  Ujar  Kabid Kesejahteraan Sosial Asep Saefullah, di Rangkasbitung, Rabu (16/7/2014).

Kata Asep, selain karena letaknya yang memang di lokasi yang rawan bencana (banjir), relokasi yang dilakukan karena berbagai pertimbangan.

“Tak hanya itu, menurut PU Bina Marga jika terjadi kebakaran bisa berdampak kepada kontruksi jembatan, dan dari segi aturan wilayah itu memang dinilai mengganggu K3 dan sering dapat teguran dari Satpol PP,” ungkapnya.

Rencananya, lanjut Asep, 9 KK yang menghuni rumah tak layak huni tersebut akan direlokasi ke Desa Cikatapis, Kecamatan Kalanganyar, dengan total masing-masing KK Rp 10 Juta dari APBD Kabupaten Lebak.

“Sepuluh juta, luasnya kira-kira 6×5 meter. Sisa-sisa dari bangunan rumah yang sebelumnya yang masih bisa dipakai kan bisa digunakan. Semi permanen lah,” tuturnya.

Sementara untuk lahan yang akan digunakan, Asep mengaku dalam domain Badan Amil Zakat. Namun bukan hanya rumah yang berada di bawah Jembatan Keong saja, tapi ada 6 rumah lagi yang mendapatkan bantuan tersebut.

“Totalnya ada 15, sisanya 6 lagi kita tetap fokuskan dulu di wilayah perkotaan. Perecanaanya sudah dua puluh persen, harapan kami lebaran meraka sudah mempunyai rumah baru,” Pungkasnya. (Yrs)