Pemkab Lebak Harus Tindak Tegas Pengusaha Galian Pasir Membandel

Pemkab Lebak Harus Tindak Tegas Pengusaha Galian Pasir Membandel, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pemkab Lebak Harus Tindak Tegas Pengusaha Galian Pasir Membandel, Berita414

Pemkab Lebak Harus Tindak Tegas Pengusaha Galian Pasir Membandel, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pemkab Lebak Harus Tindak Tegas Pengusaha Galian Pasir Membandel, 414, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pemkab Lebak Harus Tindak Tegas Pengusaha Galian Pasir Membandel

IMG_20150317_194417

LEBAK,TRUSTKOTA- Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lebak HM Yogi Rahmat mengatakan, P‎emkab Lebak harus  lebih serius menertibkan lokasi galian pasir ilegal yang selama ini msih marak di Lebak. Saat ini kata Yogi di Lebak masih terdapat pengusaha atau aktivitas galiaan pasir atau C yang tak berizin. Meski demikian Yogi tak menyebutkan galian C mana saja yang tak berizin tersebut.

” Sanksi tegas harus benar di terapkan.tidak hanya menertibkan keberadaan stock fale dan tilang terhadap truk muatan pasir basah yang melebihi tonase saja,tapi juga menutup galian pasir yang melanggar ketentuan yang telah diterapkan pemerintah ,”ujar Yogi ,Sabtu (18/4).‎

‎Penerapan sanksi berat terhadap pengusah glian pasir yng nakal, kata Yogi, dimaksudkan agar menjadi shock trapy sehingga pengusaha lainnya dapat mematuhi aturan yang telah di tetapkan.

” Bila masih membandel,bisa di lakukan sanksi tegas,misanya dengan menyeret pemilik galian pasir ke ranah hukum.Hal ini dapat memberikan efek jera,sehingga pengusaha tambang pasir iniakan patuh pada aturan,” Katanya.‎

Selain itu Yogi juga meminta setelah melakukan eksploitasi penambangan pasir,Pemkab Lebak dalam hal ini Distamben,Badan Lingkungan Hidup,dan Satpol PP mengawasi reklamasi.Jangan setelah melakukan penambangan,di biarkan begitu saja.

” Dan kami juga akan melakukan pengawasan soal ini,” Katanya.

‎Menanggapi hal ini ,Kepala Satpol PP Lebak Habib Abdilah menyatakan bahwa sejauh ini pihaknya terus melakukan pemantauan dan penyisiran terhadap keberadaan lokasi galian pasir di Lebak,terutama di Kecamatan Rangkasbitung,Sajira dan Cimarga.

“Kami terus melakukan pemantauan lokasi galian pasir,bila kedapatan ada lokasi pasir yang masa izinnya telah habis maka akan  kita tindak sesuai aturan berupa penutupan. Bila masih ada lokasi galian pasir yang telah di tutup ternyata kembali beroperasi kita pertimbangkan untuk di bawa ke ranah hukum,” Katanya.‎

Dalam melakukan penertiban operasi galian pasir ini, sambung Habib pihaknya terlebih dahulu berkordinasi dengan dinas terkait dalam hal ini Distamben dan BPMPPT Lebak.

“Kita sebagai pemegak perda bekerja berdasarkan aturan untuk penegakan perda.Perda dibuat untuk di patuhi dan di jalankan.Karena itu pihaknya tidak segan-segan menutup lokasi galian pasir yang ilegal yang masa izinnya telah kadaluarsa,”tandasnya.

‎Hal senada,di katakan Alkadri Kepala Dishub Lebak,Dishub terus melakukan pengawasan optimal, dengan melakukan pengawasan secara ketat terhadap angkutan truk muatan pasir basah dan melebihi tonase.

” Dan kami tak segan-segan untuk menilang, sepekan terakhir ini,kami telah menilang belasan truk muatan pasir basah dan melebihi tonase. Ini kami lakukan agar jalan tidakcepat rusak,”pungkasnya. (Riz)