Pemilukada Lebak Dinilai Sarat Kecurangan, Ribuan Massa Gelar Aksi Damai di KPU

Pemilukada Lebak Dinilai Sarat Kecurangan, Ribuan Massa Gelar Aksi Damai di KPU, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pemilukada Lebak Dinilai Sarat Kecurangan, Ribuan Massa Gelar Aksi Damai di KPU, Berita832

Pemilukada Lebak Dinilai Sarat Kecurangan, Ribuan Massa Gelar Aksi Damai di KPU, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pemilukada Lebak Dinilai Sarat Kecurangan, Ribuan Massa Gelar Aksi Damai di KPU, 832, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pemilukada Lebak Dinilai Sarat Kecurangan, Ribuan Massa Gelar Aksi Damai di KPU

TRUSTKOTA

TRUSTKOTACOM – Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lebak pada 31 Agustus kemarin dinilai tidak demokratis, bahkan Pemilukada yang diikuti oleh tiga pasangan calon tersebut juga disinyalir sarat dengan kecurangan.

Hal itu disampaikan oleh hampir ribuan massa dari sejumlah elemen masyarakat, di sekitar alun-alun Kota Rangkasbitung, yang dipusatkan di depan Kantor KPU Lebak.

“Aksi damai ini adalah seruan moral untuk KPU, Pemkab dan DPRD agar menyadari bahwa ternyata perhelatan Pilkada Lebak 2013 tidak demokratis dan banyak terjadi kecurangan,” Kata Iman Sampurna, kordinator aksi, yang juga sebagai anggota tim pemenangan paslon Amir Hamzah-Kasmin (HAK) dalam orasinya, kamis (05/09/2013)

Iman mengatakan, sejumlah bukti, data, termasuk mengamankan saksi-saksi dan kemudian melakukan verifikasi bukti yang selanjutnya sebagai bahan pelaporan kepada Makhamah Konstitusi (MK) diakui sudah dipersiapkan. Pihaknya juga mengaku akan melaporkan Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya kepada Komnas HAM, terkait dengan pernyataanya kepada warga Baduy, saat menjadi juru kampanye pasangan Iti-Ade beberapa waktu lalu.

“Bayangkan, ada Camat melakukan pencoblosan sampai tiga kali, belum lagi anak-anak yang belum memiliki hak pilih justru disuruh untuk mencoblos, dan saksi dari pasangan Amir Hamzah-Kasmin (HAK) malah diusir. Pelanggaran-pelanggaran ini sudah termasuk dalam kejahatan politik dan demokrasi” Jelas Iman.

Iman menegaskan, pihaknya akan legowo jika kemenangan yang diraih oleh pasangan Iti Oktavia Jayabaya-Ade Sumardi (IDE) diraih dengan cara yang elegant dan fair. Namun ia menilai sudah menjadi kasat mata bahwa kemenangan IDE sarat dengan kecurangan yang dibentuk secara sistematis, terstruktur dan masif.

“Kami menang di Kota Rangkasbitung dan sekitarnya, untuk itu kami sangat berterima kasih kepada para PNS dan masyarakat yang sangat militan mendukung dan memilih pasangan HAK. Saya yakin, masyarakat di Lebak Selatan juga mendukung dan memilih pasangan HAK,” Kata Iman Sampurna. (Nda)