Pemerintah Pusat dan Pemrov Diminta Bantu Pembangunan di Lebak

Pemerintah Pusat dan Pemrov Diminta Bantu Pembangunan di Lebak, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pemerintah Pusat dan Pemrov Diminta Bantu Pembangunan di Lebak, Berita981

Pemerintah Pusat dan Pemrov Diminta Bantu Pembangunan di Lebak, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pemerintah Pusat dan Pemrov Diminta Bantu Pembangunan di Lebak, 981, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pemerintah Pusat dan Pemrov Diminta Bantu Pembangunan di Lebak

Mentri Dinkbud Ans Baswedan Ketika diwawancarai Wartawan
Mentri Dinkbud Ans Baswedan Ketika diwawancarai Wartawan

LEBAK,TRUSTKOTA- Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya mengatakan, jika pembangunan infrastruktur di Kabupatennya ingin cepat selesai.

Hal itu, sambung Iti, tidak  bisa sepenuhnya dibiayai oleh APBD II Lebak. Karena itu, kata Iti, pihaknya berharap pemerintah pusat dan provinsi membantu pendanaan percepatan pembangunan di Kabupaten Lebak.

Untuk tahun anggaran 2015 pembangunan infrastruktur (jalan dan jembatan) di Kabupaten Lebak , kata Iti nilainya mencapai 260 miliar rupiah  dari APBD  II Lebak.

” Khusus untuk jembatan gantung  Sindai yang putus ini kita telah alokasikan Rp 200 juta dari BTT, ”  Ujar Iti usai mendampingi menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Mendikbud Anis Bawesdan ketika meninjau lokasi putusnya jembatan gantung Sindai, Desa Pajagan, Kecamatan Sajira, Senin (16/3/2015).

Saat ini, kata Iti Kabupaten Lebak memiliki 960 jembatan termasuk jembatan gantung, sementara yang kondisinya rusak berat berjumlah 360 jembatan (jembatan bisaa dan jembatan gantung).

Selain itu, jumlah jalan Kabupaten yang ada di Kabupaten Lebak sambung Iti panjang 780 km. Namun kemampuan pemerintah daerah dalam memperbaiki atau membangun jalan tersebut, perahunya 120 km dan jembatan gantung 14 unit.

” Jujur jika kita mengandalkan dari APBD kita saja, mau sampai selesai percepatan pembangunan di Kabupaten Lebak. Karena itu saya berharap Pemerintah pusat dan Pempron bisa membantu program percepatan pembangunan di Kabupaten Lebak ini.” katanya.

Iti juga mengakui, memang dari Pemprov ada bantuan sekitar 136 miliar untuk program pembangunan di Kabupaten yang di pimpinnya ini. Namun demikian kata Iti, dana sebesar itu, tidak semuanya dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur saja. Tapi juga termasuk pembangunan non fisik.

” Didalamnya termasuk anggaran untuk MTQ, ” katanya.

Jika berbicara alokasi dana untuk pembangunan di Kabupaten Lebak, sambung Iti, alokasi APBD Kabupaten Lebak jauh lebih besar dibandingkan alokasi dari Pemprov.

” Karena itu, saya berharap Pemerintah pusat dan Pemprov, jika mau membantu perbaikan jembatan, sebaiknya tidak untuk pembangunan jembatan gantung yang saat ini putus. Sebeb di Lebak ini masih ratusan  yang rusak. Lagian kan untuk jembatan gantung yang putus ini kita sudah alokasikan dari BTT sebesar Rp 200 juta, ”  katanya (Riz) .