Pemandu Karaoke di BSD Tewas Mendadak, Begini Kata Polisi

Pemandu Karaoke di BSD Tewas Mendadak, Begini Kata Polisi, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pemandu Karaoke di BSD Tewas Mendadak, Begini Kata Polisi, Berita144

IMG-20170923-WA0012

TRUSTKOTA TANGERANG – Pemandu karoke bernama Suheti (25) alias Eci tewas usai menemani tamunya. Sebelum meregang nyawa gadis ini mengeluhkan soal sakit perut yang dialaminya.
Ia saat itu tengah melayani tamunya tersebut di tempatnya bekerja yakni CC Eksekutif Karoke, Ruko Golden Boulevard Blok P Nomor 16-8, Serpong, Kota Tangerang Selatan. Peristiwa tersebut berlangsung pada Kamis (21/9/2017) dini hari.

“Korban terlebih dahulu mengeluh sakit pada bagian lambungnya, sehingga dilarikan ke Rumah Sakit Medika, BSD Serpong. Namun akhirnya, nyawa Eci tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia,” ujar Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Alexander pada Sabtu (23/9/2017).

 

Ia menjelaskan insiden tersebut berawal saat jajarannya mendapat informasi dari masyarakat jika ada seorang pekerja karaoke meninggal dunia di RS Medika. Sayangnya saat polisi tengah menggelar penyelidikan, kekasih korban berinisial MF menolak dilakukannya autopsi, dan langsung membawa jenazah ke kampung halamannya di Kendal, Jawa Tengah.

 

“Pacar dan keluarga korban berkeras tidak mau jenazah kekasihnya di autopsi, jadi hanya dilakukan visum luar saja. Kemudian kami menggali keterangan dari tim dokter yang memeriksa korban, pihak manajemen CC Karaoke, dan rekan-rekan korban, total ada sebanyak 9 saksi yang sudah dimintai keterangan,” ucapnya.

Sementara,  sudah memeriksa tempat kos-kosan Eci di Jalan Lengkong Gudang Timur 4 Nomor 17A, Lengkong Gudang, Serpong. Di dalam kamarnya ditemukan sejumlah obat-obatan penahan rasa nyeri alat pencernaan level akut.

 

“Kami mendapatkan berbagai macam obat-obatan penahan rasa nyeri alat pencernaan tingkat akut didalam kamarnya. Selain itu, didapatkan juga video rekaman CCTV di tempat kos-kosan korban. Begitu pun di tempat kerjanya, di loker milik korban, kami temukan banyak obat-obatan serupa,” ungkapnya. (krm/joe)

www.trustkota.com