Pelayanan Kelurahan Cipondoh Makmur Dikeluhkan

Pelayanan Kelurahan Cipondoh Makmur Dikeluhkan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pelayanan Kelurahan Cipondoh Makmur Dikeluhkan, Berita599

Pelayanan Kelurahan Cipondoh Makmur Dikeluhkan, www.trustkota.com, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pelayanan Kelurahan Cipondoh Makmur Dikeluhkan, 599, Dari Banten untuk Indonesia, Portal Berita, Surat Kabar, Media Online, Pelayanan Kelurahan Cipondoh Makmur Dikeluhkan

Tanah ahli waris Ahir Bin Saiban yang sudah bersertifikat atas nama Ng. Ponny Elibet.
Tanah ahli waris Ahir Bin Saiban yang sudah bersertifikat atas nama Ng. Ponny Elibet.

TRUSTKOTACOM – Sa’adi warga Gang Anggrek Rt.02/02 Kelurahan Cipondoh Makmur, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang yang merupakan ahli waris Ahir Bin Saiban atas kepemilikan tanah seluas 4400 meter persegi, mengeluhkan atas pelayanan pihak Kelurahan Cipondoh Makmur, saat dirinya akan membuat sertifikat tanah miliknya.

Awalnya Sa’adi sangat kaget ketika melihat sebagian tanahnya dipagari oleh pihak lain, lalu dirinya berencana membuat surat sertifikat tanah atas kepemilikannya, karena saat ini ia hanya memegang (Surat Leter C atau No Blok Tanah). Namun pihak kelurahan tidak dapat mengurusnya, karena sebagian tanah tersebut sudah bersertifikat atas kepemilikan pihak lain.

“Saya kaget ketika sebagian tanah peninggalan orangtua saya Ahir Bin Saiban telah di pagari oleh pihak lain. Makanya saya datang ke Kekelurahan untuk segera mengurus sertifikat, ternyata yang saya dapati, sebagian tanah saya sudah bersertifikat atas kepemilikan Ng. Ponny Elibet,” ujar Sa’adi, Senin (18/02/2013).

Sa’adi menambahkan, dirinya juga merasa di pingpongkan oleh pihak Kelurahan, pasalnya ketika ia menanyakan asal usul penerbitan sertifikat tersebut, Lurah Cipondoh Makmur, Sidik, melemparnya kepada Marjono, lurah yang menjabat sebelum dirinya.

“Saya sangat kecewa terhadap pelayanan Kelurahan Cipondoh Makmur, saat saya tanyakan asal usul sertifikat itu, Lurah Sidik malah menyuruh saya menanyakan pada Marjono, Lurah sebelumnya,” tegasnya.

Sementara itu, Lurah Cipondoh Makmur, Sidik, membantah adanya upaya mempimpongkan Sa’adi. Dirinya hanya menyarankan kepada sa’adi untuk sedianya, menanyakan terlebih dahulu kepada lurah sebelumnya, karena saat sertifikat itu dikeluarkan ia belum menjabat.

“Sama sekali tidak benar, jika saya dianggap mempimponmgkan masalah ini. Saya hanya menyarankan kepada pihak bersangkutan agar terlebih dahulu menanyakannya kepada Lurah yang menjabat, saat sertifikat itu dikeluarkan,” katanya saat ditemu trustkota.com dikantornya.

Ketika ditanya bagaimana solusi yang paling tepat untuk menyikapi masalah ini, Sidik mengatakan, dirinya akan meninjau terlebih dahulu asal usul kepemilikan sertifikat tanah dari pihak Ng. Ponny Elibet.

“Saya akan meninjau terlebih dahulu asal usul kepemilikan sertifikat tanah itu, Namun ini juga memerlukan waktu yang cukup lama, pasalnya saya juga tidak berani grasak-grusuk dalam hal ini. (ges)